Zulherman Terancam Dicoret dari Calon DPD RI

  • Whatsapp
Ketua DPRD Padang, Zulherman. FOTO/PADANGMEDIA
Ketua DPRD Padang, Zulherman. FOTO/PADANGMEDIA
Ketua DPRD Padang, Zulherman. FOTO/PADANGMEDIA

Calon Anggota DPD RI Dapil Sumatera Barat (Sumbar), Zulherman terancam tercoret sebagai peserta Pemilu Legislatif 2014. Pasalnya, Zulherman hingga pukul 18.00 WIB, Minggu (2/ 3) belum menyerahkan LDK (Laporan Dana Kampanye) kepada KPUD Sumbar.

Tetapi, Zulherman sempat datang bersama LO-nya ke KPUD Sumbar pada pukul 18.15 WIB untuk menyerahkan berkasnya. Keterlambatan itulah, Zulherman yang menjabat Ketua DPRD Kota Padang tersebut dinyatakan tidak menyerahkan LDK tahap kedua.

Bacaan Lainnya

“Proses inilah yang akan kita laporkan ke KPU Pusat bahwa yang bersangkutan terlambat limabelas menit dari jadwal yang ditentukan. Selanjutnya, KPU Pusat memutuskan apakah dicoret atau tidak,” kata Koordinator Divisi Hukum KPU Sumbar, Nurhaida Yetti, Senin (3/3).

Disebut, Nurhaida dari 25 orang calon Anggota DPD RI Dapil Sumbar, hanya Zulherman yang terlambat menyerahkan LDK sesuai dengan waktu ditetapkan.

“Seluruh partai politik menyerahkan laporan dana kampanye. Tapi dari 25 orang Calon DPD RI Dapil Sumbar, hanya Zulherman yang menyerahkan LDK tidak sampai batas waktu ditentukan,” ujarnya.

Dikatakan Nurhaida, berdasarkan aturan bagi Parpol (Partai Politik) maupun Calon DPD RI, apabila calon tidak menyerahkan LDK maka otomatis yang bersangkutan dibatalkan dari peserta Pemilu 2014 mendatang.

“Diskualifikasi kepesertaan itu kewenangannya ada di KPU Pusat. Setelah kami melakukan pleno KPU Sumbar dan akan menyerahkan ke KPU Pusat,” tuturnya.

Meski LDK 12 Parpol sudah lengkap diserahkan, tetap saja KPU Sumbar memberikan kritik. “Masih banyak kekurangannya, dan ini kita minta Parpol atau Calon DPD RI melakukan perbaikan,” ujarnya.

Sementara, Koordinator Media Center Irman Gusman Center, Isa Kurniawan mengakui kalau calonnya sangat patuh dan mendukung penyerahan LDK. “Pak Irman selaku Calon DPD RI, sangat mendukung proses ini, karena ini bagian dari proses transparansi peserta Pemilu 2014,” katanya saat dihubungi via seluler.

Loading...

Pos terkait