Yusril Sebut Bantuan El Nino Diminta Mensos, Refly Harun Langsung Luruskan

Yusril Sebut Bantuan El Nino Diminta Mensos, Refly Harun Langsung Luruskan

Jakarta – Anggota Tim Hukum Nasional AMIN, Refly Harun, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, terkait bantuan El Nino yang disebut diinisiasi oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Refly menyatakan bahwa Yusril dengan sengaja membuat kesan yang salah terhadap keterangan saksi Ace Hasan Syadzily yang dihadirkan oleh Tim Pembela Prabowo-Gibran.

Baca Juga

“Saya ingin mengoreksi Yusril Ihza Mahendra yang dengan sengaja membuat kesan bahwa inisiatif yang disebut sebagai automatic adjustment adalah hasil dari Risma, padahal tidak,” ujar Refly setelah sidang PHPU pada Kamis (4/4/2024).

Refly menekankan pentingnya mendengarkan kembali pernyataan dari Ace Hasan saat memberikan kesaksian di sidang PHPU. Menurut Refly, Ace justru menyatakan bahwa bantuan El Nino adalah kebijakan pemerintah yang diambil setelah rapat kabinet.

“Jika kita dengar pernyataan Ace, kebijakan tersebut diambil dalam rapat kabinet terbatas. Tidak ada peran Risma dalam melakukan automatic adjustment sebesar Rp50 triliun yang diambil dari lembaga dan kementerian lainnya,” tegasnya.

Refly menjelaskan bahwa keputusan tersebut dapat diambil oleh pemerintah tanpa persetujuan dari DPR. Meskipun ada pembahasan terkait bantuan tersebut di Kementerian Sosial bersama Komisi VIII DPR, namun pembahasan tersebut tidak diikuti dengan pengesahan.

“DPR mengatakan mereka hanya diajak berbicara. Tidak ada proses pengesahan karena automatic adjustment dianggap sebagai praktik yang sudah diterapkan,” jelasnya.

Refly menegaskan pentingnya pemerintah untuk tetap tunduk pada prinsip-prinsip good governance dan clean government serta pengawasan dari DPR dalam pengelolaan uang negara.

Sebelumnya, Yusril juga menyatakan bahwa kebijakan automatic adjustment terhadap bantuan El Nino merupakan permintaan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Namun, Ace Hasan Syadzily, saksi dari Tim Pembela Prabowo-Gibran, menjelaskan bahwa bantuan El Nino merupakan inisiatif dari eksekutif yang diputuskan dalam rapat kabinet, dan kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Sosial dengan surat kepada Komisi VIII DPR.

Rekomendasi