Walikota Padang Tuding PKS Dibalik Demo Anti Lippo

Walikota Padang, Fauzi Bahar usai acara perpisahan dengan ibuk Majelis Taklim dan PKK Kota Padang, Senin (17/2) kemarin. FOTO/HUDA PUTRA
Walikota Padang, Fauzi Bahar usai acara perpisahan dengan ibuk Majelis Taklim dan PKK Kota Padang, Senin (17/2) kemarin. FOTO/HUDA PUTRA
Walikota Padang, Fauzi Bahar usai acara perpisahan dengan ibuk Majelis Taklim dan PKK Kota Padang, Senin (17/2) kemarin. FOTO/HUDA PUTRA

Unjuk rasa penolakan Mega Proyek Lippo Group, Senin (17/2) kemarin membuat Walikota Padang, Fauzi Bahar marah. Sembari melakukan acara perpisahan dengan sejumlah majelis taklim, Fauzi juga menyebut bahwa pendemo bukan berasal dari Kota Padang.

“Mengapa mereka demo di Kota Padang, dan mendatangi rumah dinas saya ? Kalau warga kota Padang boleh saja, saya pun bisa memahaminya, tetapi ini tidak,” katanya didepan ratusan warga dan wartawan.

Muat Lebih

Lalu, Fauzi yang akan berakhir masa tugasnya tepat hari ini, Selasa (18/2) juga menyebut secara tegas bahwa dibalik unjuk rasa merupakan andil dari PKS. “Masak seorang Gubernur menampung pengunjuk rasa, bukannya melarang untuk unjuk rasa. Selain itu, ada simbol-simbol PKS pada mobil dan atribut yang mereka pakai, seperinya Gubernur lah yang memafisilitasi pengunjuk rasa,” jelasnya.

Fauzi juga menegaskan, Gubernur seharusnya tidak boleh simbol partai. “Gubernur itu dipilih oleh masyarakat, jadi kalau sudah jadi Gubernur bukanlah milik partai lagi, dan harus mementingkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia