Urai Antrian, Rumah Sakit M Djamil Terapkan Sistem Online

RS M. Djamil Kota Padang. Foto : JUSTICE SUMBAR
Temu ramah tentang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Djamil Padang. Foto : Istimewa
Temu ramah tentang pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Djamil Padang. Foto : Istimewa

Banyaknya keluhan akan antrian yang begitu lama, terutama untuk rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Djamil Padang dijawab dengan penerapan sistem online. Sistem online ini sendiri berupa pendaftaran melalui SMS Gateway dan Resep Elektronik.

Direktur Utama RSUD M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf menyebutkan, jika penerapan ini sudah dilakukan selama dua bulan. Hasilnya, ada perkembangan yang cukup signifikan dalam mengurai antrian pada loket pendaftaran yang terdapat pada rumah sakit tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah terapkan selama dua bulan, hasilnya cukup bagus, terakhir yang melakukan pendaftaran melalui SMS Gateway sudah mencapai 100 pasien. Pendaftaran ini kami peruntuhkan untuk pasien yang rawat jalan,” katanya kepada awak media di Restoran Suaso, Gor Agus Salim, Padang, Jumat (12/5/2017).

Lanjut Yusirwan, jika saat ini pihaknya merencanakan penambahan server SMS Gateway untuk menunjang lebih banyak lagi pendaftar. “Saat ini total limitnya masih sedikit, sekarang kita lagi ingin menambah tiga server lagi,” jelasnya.

Manfaat yang sangat dirasakan dengan adanya SMS Gateway ialah calon pasien tidak perlu lagi untuk mengantri pada loket pendaftaran. “Jadi, pasien bisa langsung menuju tujuan kemana pengobatannya. Karena, selama ini kita akui terjadi penumpukan pendaftar pada loket pendaftaran,” terangnya.

Sedangkan untuk resep elektronik memiliki sistem yang terintegritasi online. Dimana, pasien tidak perlu mengantri panjang untuk menebus obat. Dengan demikian, sebelum penebus resep obat datang, obat telah disiapkan oleh apotik.

“Jadi, diintegrasi secara elektronik, setelah resep terbit, penebus obat bisa langsung ke apotik. Jadi, sebelum datang, obat telah disiapkan dan dapat langsung diambil,” katanya.

Dikatakan Yusirwan, penerapan resep elektronik dilakukan karena selama ini penebus obat harus antri cukup lama, bahkan hingga berjam-jam. “Misalnya, buka jam 12, langsung diserbu oleh penebus obat, itu yang kita sayangkan. Untuk itu, kita ingin memberikan pelayanan yang lebih prima bagi masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, peningkatan dari berbagai sektor dilakukan untuk menunjang tipe A yang dipegang oleh RSUD M Djamil Padang semenjak Agustus 2016, lalu.

“Sekarang, kita sudah tipe A, kita diyakini menjadi rujukan dari empat provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Untuk itu, kita terus tingkatkan pelayanan dari berbagai sektor terus kedepan,” jelasnya.

Loading...

Pos terkait

Hosting Unlimited Indonesia