Udara di Padang Memburuk Akibat Kabut Asap

  • Whatsapp
Ilustrasi. Foto : Kabarpadang

Bapedalda (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah) melakukan uji kelayakan udara di kawasan Imam Bonjol, Kota Padang. Hasilnya, udara di Kota Padang saat ini dikategorikan sangat buruk dan dapat membahayakan kesehatan, terutama pernafasan.

“Data dari hasil Laboratorium menemukan partikel debu (pm10) sudah mencapai 218 µg/nm3. Padahal untuk batas baku mutu (normal) adalah 150 µg/nm3,” kata Kepala Bapedalda Kota Padang, Edi Hasymi di Padang, Sabtu (1/ 3).

Bacaan Lainnya

Edi menyebut, partikel debu akibat kabut asap kali ini sangat halu. Sehingga, bulu hidung yang semestinya menyaring udara tidak bisa karena kecilnya partikel debu tersebut. “Artinya, debu ini akan langsung masuk ke paru-paru. “Dipastikan akan meningkat penederita saluran pernafasan. Terutama bagi anak-anak,” katanya.

Ditambahkannya, Bapedalda hingga saat ini terus melakukan peninjauan dan pengujian atas kualitas udara pada sejumlah tempat di Kota Padang secara rutin. Laporan ini pun juga telah dikoordinasi dengan SKPD (Satuan Kesatuan Perangkat Daerah) Pemko Padang.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Nasir Achmad mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara berlebihan yang ditakutkan akan memperparah kondisi udara di Kota Padang.

“Saat ini Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan telah menyalurkan ribuan masker kepada masyarakat. Masker juga sudah dititipkan pada Puskesmas yang tersebar di Kota Padang agar mempermudah masyarakat mengambilnya,” katanya.

Loading...

Pos terkait