Uang Sewa “Nunggak” Makam Etnis Tionghoa Dibongkar

  • Whatsapp
Makan etnis Tionghoa yang dibongkar. FOTO/CIS
Makan etnis Tionghoa yang dibongkar. FOTO/CIS
Makan etnis Tionghoa yang dibongkar. FOTO/CIS

Ahli waris menunggak uang sewa selama tiga tahun (1,25 juta), sebuah makam milik etnis Tionghoa di Pemakaman III Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Senin (17/3) siang dibongkar.

Bahkan, pembongkaran itu langsung dilakukan Dinas Kebersihaan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang bersama sang ahli waris. “Kita sudah peringatkan tiga kali dengan surat peringatan tapi tidak juga digubris. Maka kita minta ahli warisnya membongkar sendiri makan tersebut,” kata Kepala DKP Kota Padang, Yadrison saat menyaksikan pembongkaran.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, retribusi pemakaman sendiri saat ini menggunakan Perda No.11 tahun 2011 yakni, untuk pemakaman baru selama dua tahun dikenakan biaya Rp 375 ribu permakam, sewa tanah Rp 125 permakam dengan total Rp 500 ribu permakamnya.

Untuk perpanjangan izin juga selama dua tahun dikenakan biaya retribusi Rp 125 ribu permakam dan retribusi kelebihan tahan Rp 250 ribu permakam. Untuk etnis tionghoa yang pemakaman tanahnya melebihi ukuran standar minimal 4×6 meter persegi dikenakan biaya makam baru ukuran 1×2 meter persegi RP 500 ribu per makam dan kelebihan tanah 22 meter persegi dikalikan Rp 250 ribu untuk permakamnya.

“Makanya, saat ini kita memang banyak yang keberatan terhadap Perda baru itu, terlebih lagi warga etnis tionghoa yang lebih memilih membakar jenazah keluarganya daripada membuat pemakaman baru,” katanya.

Untuk diketahui, ada sekitar 18 makam etnis Tionghoa yang juga terancam dibongkar jika hingga akhir bulan tak kunjung membayarkan biaya retribusi.

Loading...

Pos terkait