Turunkan Angka Golput, DEJE Lakukan Sosialisasi

  • Whatsapp

aa

POLITIK – Tinggi angka golongan putih (Golput) pada Pemilukada Kota Padang beberapa waktu lalu, memiliki berbagai faktor terhadap angka tersebut. Menurut Juru Bicara (Jubir) Tim Pasangan DEJE Indra Sakti Nauli menyebutkan, ada sedikitnya tiga faktor utama turunnya partisipasi pemilih pada Pilkada Padang lalu.

Bacaan Lainnya

Adapun tiga faktor yang disebutkannya, diantara lain sekitar 300 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut dalam agenda kunjungan Presiden RI tepat pada pemilukada berlangsung, tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melibatkan1000 masyarakat Kota Padang pergi ke Mentawai dan sebagian masyarakat tidak mendapatkan kartu panggilan pemilih.

“Dari ketiga faktor pendukung itulah makanya kita dapat menganalisa turunnya partisipasi masyarakat pada Pilkada Kota Padang lalu”ungkapnya di Posko DEJE Sudirman Kota Padang, Jumat (8/11) siang.

Sementara, faktor yang paling terpenting merupakan penekanan kepada masyarakat, bahwa satu suara saja sangat berarti bagi masa depan Kota Padang. “Sosialisasi juga harus ditingkat, terpenting kita harus meningatkan masyarakat bahwa masa depan Kota Padang terletak pada masyarakat itu sendiri”katanya.

Terakhir, Indra juga menegaskan bahwa tim DEJE akan senantiasa dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menurunkan angka golput pada putaran dua nantinya. “Mungkin sebelumnya masih belum ekstra, nanti jelang putaran dua kita akan lebih giat lagi dalam mendekati dan mensosialisasikannya kepada masyarakat Kota Padang”pungkasnya.

Tinggi angka golongan putih (Golput) pada Pemilukada Kota Padang beberapa waktu lalu, memiliki berbagai faktor terhadap angka tersebut. Menurut Juru Bicara (Jubir) Tim Pasangan DEJE Indra Sakti Nauli menyebutkan, ada sedikitnya tiga faktor utama turunnya partisipasi pemilih pada Pilkada Padang lalu.

Adapun tiga faktor yang disebutkannya, diantara lain sekitar 300 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut dalam agenda kunjungan Presiden RI tepat pada pemilukada berlangsung, tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang melibatkan1000 masyarakat Kota Padang pergi ke Mentawai dan sebagian masyarakat tidak mendapatkan kartu panggilan pemilih.

“Dari ketiga faktor pendukung itulah makanya kita dapat menganalisa turunnya partisipasi masyarakat pada Pilkada Kota Padang lalu”ungkapnya di Posko DEJE Sudirman Kota Padang, Jumat (8/11) siang.

Sementara, faktor yang paling terpenting merupakan penekanan kepada masyarakat, bahwa satu suara saja sangat berarti bagi masa depan Kota Padang. “Sosialisasi juga harus ditingkat, terpenting kita harus meningatkan masyarakat bahwa masa depan Kota Padang terletak pada masyarakat itu sendiri”katanya.

Terakhir, Indra juga menegaskan bahwa tim DEJE akan senantiasa dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menurunkan angka golput pada putaran dua nantinya. “Mungkin sebelumnya masih belum ekstra, nanti jelang putaran dua kita akan lebih giat lagi dalam mendekati dan mensosialisasikannya kepada masyarakat Kota Padang”pungkasnya.

Loading...

Pos terkait