Tumpukan Sampah di Tanah Datar Capai 129,80 Ton per Hari

Ilustrasi sampah.
Ilustrasi sampah. Foto : Surabayaonline.co

Batusangkar – Potensi tumpukan sampah di Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat, mencapai 129,80 ton per hari. Namun, tingkat pengelolaan sampah baru mencapai 54,20 persen atau 78,36 ton per hari.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Lingkungan Hidup (Perkim LH) Tanahdatar Nofi Hendri di Batusangkar, Jumat (29/12).

“Untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah tersebut, dibutuhkan keberadaan bank sampah di tengah masyarakat,” kata Nofi.

Menurut Nofi, keberadaan bank sampah selain untuk pengolahan dan mengurangi penumpukan di tempat pembuangan akhir (TPA), juga bisa menjadi peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

“Saat ini, di Kabupaten Tanahdatar telah tersebar sebanyak 28 unit bank sampah dan didukung dengan Bank Sampah Induk (BSI) yang baru diresmikan penggunaannya oleh Bupati Eka Putra beberapa waktu lalu,” ujar Nofi.

BSI beserta sarana pendukungnya tersebut dibangun dengan mengedepankan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).

Prinsip 3R merupakan upaya untuk mengurangi potensi sampah dengan cara mengurangi produksi sampah, menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai, dan mendaur ulang sampah yang tidak bisa digunakan kembali.

Nofi berharap, dengan adanya bank sampah, masyarakat bisa lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.

“Masyarakat bisa memanfaatkan bank sampah untuk membuang sampah yang masih bisa didaur ulang,” kata Nofi.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dengan cara membawa wadah sendiri saat berbelanja.

“Masyarakat juga bisa menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai,” ujar Nofi.

Pos terkait