Tujuh WNA Dinyatakan Tak Terbukti Lakukan Penambangan Emas Ilegal

Ilustrasi. Foto : SinarHarapan
Ilustrasi. Foto : SinarHarapan
Ilustrasi. Foto : SinarHarapan

Ketujuh Warga Negara Asing (WNA) asal China yang ditangkap pada Kamis (21/8) lalu diperiksa oleh penyidik dari Polresta Padang. Hasilnya, ketujuh WNA tersebut tidak terbukti melakukan aktivitas penambangan Emas Ilegal (Tanpa Izin) di Sungai Batang Kandih, Kabupaten Solok Selatan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi menyebutkan, ketujuh WNA itu tidak dapat dinyatakan tersangka karena tidak adanya alat bukti yang cukup kuat. Tetapi, satu orang yakni Yandi Farma (30) sebagai operator Eskavator telah ditetapkan menjadi tersangka.

Baca Juga

“Hingga saat ini belum ada tersangka lain selain Yandi yang merupakan warga Muarolabuah, Solok Selatan. Karena memang ia terbukti melakukan aktifitas penambangan. Iapun dinyatakan sebagai tersangka,” katanya di Kota Padang, Senin (1/9).

Saat ini, disebut oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Padang, Yayan Indriana, ketujuh WNA itu masih berada pada ruang detensi kantor Imigrasi.

“Ke tujuhnya masih di sini, kami juga masih menunggu koordinasi dengan pihak penyidik Polres tentang statusnya. Kalau memang sudah tidak ada persoalan baru kami deportasi. Untuk mendeportasinya kita juga berkoordinasi dengan pihak pusat, karena bagaimanapun tentu akan membutuhkan biaya. Negara kita tidak ada biaya untuk itu,” jelasnya.

Tujuh WNA ini masing-masing bernama Hu Cong, 29, Song Kui, 31, Liu Jian, 31, Liu Renfei, 45, Chen Shanfeng, 50, dan Pang Weisheng, 56, dan Chen Xiahong, 28.

Berdasarkan informasi sebelumnya, mereka dibawa oleh Chang Xiau Hua (berdomisili di China) dengan jalur udara sampai ke Bandara Sukarno Hatta Jakarta. Lalu menyerahkan kepada seorang warga berwarga Negara Indonesia bernama Pa Cie yang tinggal di Jakarta dan membawa ke Padang, dan juga langsung menuju lokasi tambang melalui jalur darat.

Diketahui juga semuanya dibagi dalam beberapa tugas pokok yakni sebagai tukang pompa air sebanyak empat orang, tukang masak satu orang, mekanik satu orang, dan tukang beli makanan satu orang dan mendapatkan upah masing-masing sebesar 10 ribu Yuan.

(Cepris)

Loading...

Rekomendasi