Timsel Buka Pendaftaran Calon Komisioner KPID Sumbar

  • Whatsapp

Padang – Penjaringan untuk 7 calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat (Sumbar) mulai dilakukan melalui tim Panitia Seleksi (Pansel) yang dibentuk oleh DPRD Sumbar.

Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas menyebutkan, tugas dari para Komisioner KPID Sumbar kedepan akan jauh lebih berat.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, ia meminta tim Pansel agar mencari calon yang memang berkompeten dalam bidang penyiaran.

“Kami memberikan ruang kepada sebesar- sebesarnya kepada Timsel untuk merekrut calon komisioner KPID Sumbar,” kata Nurnas di ruang Khusus I DPRD Sumbar, Selasa 13 Juli 2021.

Dia menjelaskan, aktifitas tanggungjawab dalam Timsel dan penetapan diserahkan ke Pemerintah Provinsi, sementara untuk uji kelayakan dan kepatutan melalui DPRD Sumbar.

“Kita akan mencari 7 orang maksimum calon Komisioner KPID Sumbar terbaik, karena faktor integritas dan kompetensi menjadi hal mendasar,” sebut Nurnas.

Sementara itu Ketua Timsel Komisioner KPID Sumbar Ilham Aldelano Azre menyebut, setelah diserahkan Surat Keputusan (SK) pembentuk Timsel oleh DPRD, mulai 13 Juli 2021 hingga 13 Agustus 2021 seleksi akan dimulai.

Adapun tahapannya, pengumuman hingga seleksi administrasi hingga 23 Agustus 2021 mendatang. “Seleksi ujian tertulis seperti kompetensi, tes tertulis, psikotes dan wawancara setelahnya,” kata Azre.

Tidak hanya menjaring calon, Timsel juga akan melakukan uji publik terhadap nama-nama calon Komisioner yang mendaftar. Dia berharap ada transparansi atas masing-masing calon.

“Kita mohon bantuan rekan-rekan media untuk menyebarkan informasi agar bersifat terbuka. Kita harus transparan dan akuntabel dan dipertanggungjawabkan kepada publik,” sebut Azre.

Pihaknya pun mengajak masyarakat yang dinilai berkompeten dalam bidang penyiaran agar melakukan pendaftaran tersebut.

“Kita ajak orang-orang yang berkompeten dalam bidang penyiaran mendaftar, agar proses pengawasan penyiaran kedepan lebih baik, karena banyak tantangan yang akan dihadapi, ditambah lagi era televisi digital kedepan,” pungkas Azre.

Loading...

Pos terkait