Tim Michel-Jadi Temukan Dugaan Pelanggaran Pilkada

  • Whatsapp
Suasana Jumpa PERS Tim Michel-Jadi
Suasana Jumpa PERS Tim Michel-Jadi
Suasana Jumpa PERS Tim Michel-Jadi

POLITIK  – Telah usainya Pemilukada Kota Padang yang digelar 30 Oktober 2013 menyisakan beberapa kejanggalan. Salah satunya, tim pasangan Michel-Jadi menemukan berbagai kecurangan, baik dalam masa kampanye maupun saat pemilukada berlangsung.

Hal ini disampaikan tim MJ saat menggelar jumpa pers di Suaso Hotel Padang, Minggu (3/10) tadi siang. Dalam pemaparannya tim MJ yang diwakili Aim Zen Ketua Tim Pemenangan MJ didampingi tim kuasa hukum MJ menyebutkan bahwa banyak pelanggaran yang terjadi pada ajang demokrasi kali ini.

Bacaan Lainnya

Data Pelanggaran yang dihimpun tim MJ berasal dari laporan para saksi dan relawannya. Data tersebut mengacu terhadap dua komponen, yakninya Panwas Kota dan Kecamatan serta KPU dan KPPS.

“Ada dua komponen berdasarkan data yang kami dapat, dari laporan itu kita menduga banyak kecurangan yang terjadi pada saat pra kampanye, masa kampanye, masa tenang bahkan saat pencoblosan”ujar Aim Zen.

Aim Zen juga memaparkan secara jelas laporan yang diterimanya terhadap pelanggaran pilkada Kota Padang, diantaranya penyebaran foto copy berita fitnah melalui salah satu surat kabar yang disebarkan pada beberapa daerah, kampanye diluar jadwal yang terjadi pada salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), penggelembungan suara yang terdapat pada salah satu TPS, politik uang dengan memperkenalkan salah satu calon di salah satu TPS dan memberikan sejumlah uang kepada petugas KPPS.

Sementara, pada tingkat KPU dan KPPS, timnya menyebutkan adanya dugaan pelanggaran yang terjadi seperti KPPS di salah salah satu TPS membiarkan pasangan calon tetap menggunakan bergambar no.urut pasangan calon pada saat pemungutan suara, kekurangan surat suara dibeberapa TPS, KPPS tidak bersedia mentandatangani keberatan saksi dan adanya beberapa orang yang menggunakan hak pilihnya tanpa sepengetahuan KPPS.

Lanjutnya, diduga adanya pemalsuan data dukungan, terdapat kekosongan kotak suara serta adanya pergantian pemilih oleh orang lain, pengdistribusian surat suara yang dinilai terlambat, dan terpenting tidak adanya pengamanan oleh aparat saat pengembalian kotak suara usai pilkada dilaksanakan.

“Itu semua merupakan data yang kita dapatkan dari berbagai sumber, sementara itu kita sudah lakukan pengaduan maupun pelaporan sesuai standart prosedur yang telah ditetapkan oleh KPU dan Panwaslu”katanya.

Menurutnya, pelanggaran ini berdampak terhadap berkurangnya suara dari pasangan Michel-Jadi pada saat pilkada dilaksanakan.”Hal ini sangat berdampak terhadap pasangan kita, baik dalam segi suara maupun simpatik masyarakat Kota Padang”tuturnya.

Selanjutnya, laporan ini akan dilaporkan secara lebih rinci usai pengumuman rapat pleno terkait Pilkada Padang oleh KPU Kota Padang.

Aim mewakili Tim MJ ini menghimbau kepada seluruh masyarakat serta tim pasangan lain dapat melaporkan pelanggaran maupun kejanggalan dalam Pilkada Kota Padang ini.

“Kita menghimbau baik masyarakat dan tim pasangan lainnya, apabila menemukan pelanggaran dapat melaporkannya, mari kita menjadikan Pilkada ini seperti ikrar yang telah disepakati bersama”tutupnya.

Loading...

Pos terkait