Tertangkap, Siswi Ini Mengaku Ditawar 5 Juta

Ilustrasi. (Foto: Merdeka.com)
Ilustrasi. (Foto: Merdeka.com)
Ilustrasi. (Foto: Merdeka.com)

Seorang siswi kelas 2 SMA di salah satu SMA Swasta Kota Padang berinisial P (17) digiring Satpol PP Padang , Minggu (12/1) dini hari. Dia ditangkap saat tengah bertransaksi dengan  salah seorang kaki tangan bosnya di depan Fujiyama Photo Padang, lantaran akan menggunakan jasa muda belia tersebut.

Kasi Operasional Satpol PP Padang, Amrizal Rengganis mengatakan, penangkapan terhadap P berawal karena curiga melihat adanya mobil berhenti di depannya. Petugas yang melihat pun langsung memeriksanya, tetapi sang supir mobil langsung tancap gas karena melihat adanya petugas.

“Saat melihat itu, beberapa orang personel langsung mendatangi P, sementara mobil yang tadi berhenti didepannya tancap gas mengetahui petugas datang,” katanya di Kantor Satpol PP Padang.

Saat diperiksa, siswa itu pun tak mampu menunjukkan identitasnya, dan langsung digiring Satpol PP Padang. “Kita tangkap si P, dan ada satu lagi, yang juga tengah berdiri di kawasan tersebut. Lalu kami membawanya ke kantor guna pemeriksaan intensif,” tuturnya.

Sementara, saat diperiksa Satpol PP Padang, P sendiri mengaku ditawar oleh seorang lelaki di atas mobil tadi seharga Rp. 5 juta untuk melayani bosnya yang telah menunggu di hotel.

“Awalnya saya tidak ada niat keluar, tapi karena lapar makanya saya jalan keluar untuk cari makan. Tahu-tahunya, ada mobil yang menyetop motor saya dan menawar saya Rp 5 juta,” katanya kepada petugas.

Siswi yang telah Yatim Piatu ini pun menangis di hadapan petugas Satpol PP, karena mengaku tidak pernah melakukan perbuatan sebejat itu. Bahkan, dirinya juga mengatakan, sejak kedua orang tuanya meninggal dan tinggal bersama kakaknya, dirinya tidak pernah keluar rumah kecuali pergi sekolah.

”Kebetulan kakak saya sedang pergi dengan suaminya, makanya saya sendirian di rumah, karena lapar saya keluar cari makan cuma itu saja pak,” tuturnya.

Satpol PP Padang juga berhasil menggiring enam wanita lain pada tiga tempat yang berbeda. Dua orang diamankan di depan Fujiyama Photo, empat orang di kafe Kamba Pantai Padang, dan satu orang di kafe kawasan Muara Padang.

Diantaranya, terdapat empat pelajar SMA, satu pelajar SMP, dan dua orang Mahasiswi. Selanjutnya, para wanita yang tertangkap langsung di data guna pemeriksaan, dan dipanggil pihak keluarganya.(Gs/ed*WN)

Loading...

Pos terkait