Ternate Diterjang Banjir dan Longsor

  • Whatsapp
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pascabanjir dan longsor, Sabtu (17/06/2017) sekitar pukul 05.20 WIT di Kota Ternate, Maluku Utara. Tim TRC BPBD Kota Ternate bersama Dinas PUPR Kota Ternate dan TNI–Kodim 1501 Ternate langsung meninjau lokasi kejadian.

Salah satunya di Kelurahan Takofi dengan melakukan identifikasi kerusakan serta menginventarisir dampak kerugian yang ditimbulkan dari bencana banjir dan longsor tersebut. Sementara korban terkena banjir berinisiatif untuk mengungsi ke rumah keluarga.

Bacaan Lainnya

“Korban jiwa nihil, kerugian material tercatat empat rumah terancam longsor, satu rumah rusak berat terkena dampak banjir, ruas paruh jalan terkena longsor dan 25 unit rumah rusak ringan,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin (19/6/2017) malam.

Tim akan melaksanakan rencana operasi yakni melakukan relokasi warga yang berada di kawasan rawan bencana longsor disertai larangan membangun di kawasan yang berpotensi ancaman tersebut. Hujan deras disertai cuaca ekstrim beberapa waktu lalu mengakibatkan luapan air pada saluran saluran sekunder, primer dan meluapnya sungai di Kelurahan Kalumata, Tabona, Taduma dan Togolobe.

Oleh karena itu Sutopo menyampaikan, agar kaji ulang probabilitas ancamannya dan segera melakukan analisa resiko, pengerukan sendimen banjir dan menormalisasi alur sungai melalui irigasi struktural, rehabilitasi dan rekontruksi talud yang rusak akibat banjir.

Loading...

Pos terkait