Terancam Golput, Ribuan Warga di RS M Jamil Padang

  • Whatsapp
Surat suara Pemilu 2014. FOTO/TRIBUNNEWS
Surat suara Pemilu 2014. FOTO/TRIBUNNEWS
Surat suara Pemilu 2014. FOTO/TRIBUNNEWS

Seribuan orang yang berada di Rumah Sakit (RS) M. Djamil Kota Padang terancam Golput dalam Pemilu Legislatif (Pileg). Pasalnya hingga sekarang belum ada kejelasan TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang akan ditempatkan di Rumah Sakit tersebut.

Ditambah, surat dari KPU yang menyatakan tentang pendataan perawat dan dokter yang ikut mencoblos di M Djamil juga terlambat masuknya. “Surat dari KPU yang memberikan tenggat waktu penyerahan data perawat dan dokter yang ikut pencoblosan pada tanggal 27 Maret tersebut sampai di M Djamil pada tanggal 2 April,” kata Humas RS M. Djamil, Gustianof di Padang, Selasa (8/4).

Bahkan, jika dihitung secara kasar atau umum, ada sekitar 1.400 orang di RS M. Djamil yang terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Adapun terinci yang terancam tak bisa memilih, sekitar 600 lebih pasien (300 diantaranya dewasa dan ikut memilih), 600 lebih penunggu pasien (satu pasien ditunggui dua orang), 100 orang lebih petugas (dokter dan perawat), berikut dengan 400 orang lebih petugas outsourching.

 ”Kita tidak bisa memastikan apakah mereka golput atau tidak, namun keterlambatan surat dari KPU itu memang sedikit membuat kebingungan,” jelasnya.

 Disebut Gustafianof, surat yang diterima pada tanggal 2 April tersebut, disebutkan kalau semua warga di RSUP M Djamil Padang dapat memberikan suaranya di TPS terdekat, namun itu dianggap mustahil karena tidak mungkin pasien pula yang harus melakukan hal tersebut.

 ”Kita tidak berani melepaskan pasien untuk hal ini, sangat beresiko,” jelasnya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait