Tawuran, Dua Pelajar Bawa Senjata Tajam

Ketiganya saat diamankan di Polresta Padang. FOTO/SGCP/RED
Ketiganya saat diamankan di Polresta Padang. FOTO/SGCP/RED
Ketiganya saat diamankan di Polresta Padang. FOTO/SGCP/RED

Sebanyak dua pelajar dan satu pengangguran ditangkap jajaran Polresta Padang saat tengah menggelar aksi tawuran di RTH Imam Bonjol, Kota Padang, Jumat (14/2) siang.

Alhasil, polisi pun mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau sepanjang 40 cm, dan sebuah gear dililit sabuk yang diduga digunakan untuk tawuran. Dua pelajar diketahui bernama IF (16) pelajar SMK Dhuafa Padang, dan ZB (17) pelajar SMA Bukit Barisan Padang, serta sang pengangguran, RP (20).

Muat Lebih

“Ketiganya ditangkap petugas Sabhara saat mereka tengah berlarian di lokasi, mereka juga sempat melawan. Tapi, kita berhasil menangkap tiga dari sejumlah pelajar lainnya dengan menemukan sejumlah senjata tajam dari bajunya,” kata Kanit III SPKT, IPDA Mohajreni Thamrin di Polresta Padang.

Lantas, ketiganya pun langsung digelendang ke Polresta Padang untuk diamankan. Kedua pelajar pun dipanggil pihak sekolah, dan orang tuanya. Sedangkan, RP hanya dipanggil orang tuanya guna memberikan efek jera.

”Mereka kita juga suruh buat surat perjanjian supaya tidak mengulangi kembali. Jika memang terbukti pisau itu milik salah satu pelajar, maka dia akan dikenakan UU Darurat karena membawa senjata tajam tanpa ijin,” jelasnya.

Sementara, salah seorang pelajar, IF mengaku tidak ada ikut dalam aksi tawuran tersebut. Dia beralasan bahwa hanya kebetulan melintas, dan melihat pelajar lain juga berlarian, makanya dia pun juga ikut lari. Bahkan, Iman tak hentinya menangis karena saat diperiksa petugas kepolisian.

”Saya tidak ikut pak, waktu itu saya hanya melintas di lokasi dan sudah dipegangi oleh petugas,” ungkapnya. [GS/ED*WN]

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia