Tambang di Sawahlunto Meledak, 4 Orang Diduga Masih Terjebak

Evakuasi korban tambang di Sawahlunto tahun 2009. FOTO/KALTIMPOST
Evakuasi korban tambang di Sawahlunto tahun 2009. FOTO/KALTIMPOST
Evakuasi korban tambang di Sawahlunto tahun 2009. FOTO/KALTIMPOST

Sebuah tambang batu bara rakyat di Bukit Bual, Ngalau Cigak, Ombilin, Kota Sawahlunto meledak sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (24/1).

Informasi yang diperoleh, satu korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dibawa kerumah sakit setempat. Diperkirakan masih ada sekitar empat orang lagi yang masih terjebak pada lobang tersebut.

Bacaan Lainnya

Tim SAR gabungan terdiri dari Unit Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumbar, BPBD Kota Padang, Tagana, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) dibantu masyarakat dikerahkan guna mengevakuasi para korban.

Ketua IAGI Sumbar, Ade Edward menyebutkan, ledakan terjadi diduga akibat gas Metan yang ada pada tambang. “Mungkin ledakan berasal dari percikan api bersumber dari listrik atau besi yang jatuh, sehingga menyambar gas Metan yang ada pada lobang tambang batu bara,” katanya saat dihubungi via seluler, sore.

Ade juga menyebutkan, sampai saat ini dirinya menerima laporan ada sekitar empat orang masih terjebak pada lobang tambang. Sekitar 20 personil dari Tim SAR Profesional PTBA langsung diterjunkan langsung setelah kejadian.

“Sore ini, Tim Basarnas Kota Padang berjumlah 20 personil juga tengah diberangkatkan ke lokasi kejadian guna membantu proses evakuasi para korban,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap empat orang korban yang masih diduga terjebak di dalam lobang tambang tersebut.

(Bpbd)

Loading...

Pos terkait