Takut Ambruk, Jembatan Batang Kuranji Satu Arah

Salah satu rambu satu arah di perlintasan Jembatan Batang Kuranji, Kota Padang. FOTO/KLIKSUMBAR
Salah satu rambu satu arah di perlintasan Jembatan Batang Kuranji, Kota Padang. FOTO/KLIKSUMBAR
Salah satu rambu satu arah di perlintasan Jembatan Batang Kuranji, Kota Padang. FOTO/KLIKSUMBAR

Jembatan Kuranji yang terletak di kawasan Bypass, Kota Padang, mulai Rabu (22/1) kemarin ditetapkan menjadi jalur satu arah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ambruknya jembatan Batang Kuranji yang menjadi tempat perlintasan jalan tersebut.

“Petugas kita sudah pasang rambu-rambunya hari Rabu kemarin. Jembatan Kuranji dalam kondisi rusak, kalau tidak dilakukan satu arah kita takut terjadi bencana,” kata Kepala Pelaksana Jalan Nasional Satuan Kerja Wilayah II Sumbar, Radi Kasim, Kamis (23/1) sore.

Bacaan Lainnya

Adapun petugas yang dikerahkan untuk pemasangan rambu-rambu satu arah terdiri dari Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Provinsi Sumbar, Satuan Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Kota Padang dan Kepolisian Sektor Kuranji.

“Rambu rambu-rambu tersebut dipasang sebelum jembatan Batang Kuranji dari arah Teluk Bayur serta dari arah Bandara Internasional Minangkabau. Kendaraan yang diperbolehkan melintas di jembatan Batang Kuranji adalah kendaraan dari arah BIM menuju Teluk Bayur sampai tanggal 31 Juli 2014,” jelasnya.

Sementara kendaraan dari arah sebaliknya yaitu dari Teluk Bayur menuju BIM dialihkan melalui jalur lain.Sedangkan, kendaraan kecil dari arah Teluk Bayur menuju Duku/BIM harus membelok ke kiri melalui jembatan Kampung Kalawi dan keluar di Simpang Kalumbuak Padang Bypass.

Untuk kendaraan jenis truk yang menuju Duku/BIM diizinkan lewat dalam kota mulai pukul 21.00 Wib – 05.00 WIB dengan rute By Pass – Ampang – Alai – Raden Saleh – S. Parman – Hamka – Adinegoro dan Duku.

Radi Kasim mengatakan, kerusakan jembatan Batang Kuranji akibat terjadi karatan leher balok penyangga jembatan. Karet bering jembatan juga sudah hancur. Apabila kendaraan tetap diperbolehkan melintas dua jalur, dikhawatirkan kerusakan jembatan akan bertambah parah karena jembatan sudah tidak kuat menahan beban muatan.

(Afiliasi : KlikSumbar.com)

Loading...

Pos terkait