Tak Kunjung Meledak, Kembang Api Ini Nyasar ke Kepala

Ilustrasi Kembang APiPerayaan malam tahun baru di kota Padang pada Rabu (1/1) diwarnai insiden yang menelan tiga korban. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Yos Sudarso kota Padang, karena menjadi korban ledakan kembang api.

Dua orang diantaranya pun dirawat intensif, karena luka serius pada bagian kepalanya. Adapun kejadiannya terjadi di dua tempat, dua korban dari kawasan Papiko, sedangkan satu lagi dari Pantai Padang. Ketiganya dirawat akibat ledakan kembang api yang tidak teratur, dan langsung mendarat di kepalanya.

Bacaan Lainnya

Akibatnya, rata-rata korban mendapatkan perawatan di bagian kepala, karena mengalami luka sobek dan memar.

Dokter jaga Instalagi Gawar Darurat (IGD) RS Yos Sudarso, Adrian menyebutkan, ketiga pasien merupakan korban ledakan kembang api yang tengah menyala, tetapi diduga tidak teratur, kembang api itu langsung mengenai kepala korban.

“Mereka mendapatkan lebih dari 10 jahitan di kepala karena efek dari ledakan kembang api tersebut yamg menyebabkan luka,” jelasnya.

Hingga hari ini, ketiga korban masih mendapatkan perawatan intensif, dan sejumlah keluarga korban juga tampak menemani mereka masing-masing.

Adrian juga menyebutkan, saat ini para korban masih belum diperbolehkan pulang, karena kondisi mereka yang masih belum pulih.

“Kita belum memperbolehkan mereka pulang karena kondisi mereka belum pulih,” katanya.

Sementara, salah seorang korban bernama Anton (30) harus mendapatkan 10 jahita di bagian kepalanya, lantaran terkena ledakan kembang api saat dirinya merayakan pesta tahun baru di kawasan Pantai Padang.

“Saya juga tidak tahu kalau kembang api yang saya bakar ini akan mengenai kepala,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan, saat itu dirinya tengah memantik kembang api, kemudian mengarahkannya ke atas. Kembang api yang tidak kunjung meledak, Anton langsung mengeceknya secara dekat.

Saat itulah, kembang api itu pun langsung menyala, dan langsung menyambar kepalanya. Kerasnya hentakan ledakan kembang api, membuat dirinya terpelanting cukup jauh dari lokasinya berdiri.  “Setelah itu saya tersadar setelah ada di rumah sakit pak,” tutupnya. (Gs)

Editor: Ikhwan

Loading...

Pos terkait