Stok Avtur di BIM Selama Lebaran Aman

Branch Manager Sumbar-Riau Rahman Pramono, GM MOR I Erry Widiastono, Retail Fuel Marketing Manager Region I, dan Manager Domestik Gas Region C.D Sasongko saat press conference, Jumat (16/6).
Branch Manager Sumbar-Riau Rahman Pramono, GM MOR I Erry Widiastono, Retail Fuel Marketing Manager Region I, dan Manager Domestik Gas Region C.D Sasongko saat press conference, Jumat (16/6).
Branch Manager Sumbar-Riau Rahman Pramono, GM MOR I Erry Widiastono, Retail Fuel Marketing Manager Region I, dan Manager Domestik Gas Region C.D Sasongko saat press conference, Jumat (16/6).
Branch Manager Sumbar-Riau Rahman Pramono, GM MOR I Erry Widiastono, Retail Fuel Marketing Manager Region I, dan Manager Domestik Gas Region C.D Sasongko saat press conference, Jumat (16/6).

PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I (MORI I) memprediksi akan terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar Avtur di BIM. Peningkatan akan terjadi sebesar 19 persen atau 140 Kiloliter (Kl) pada H-5 dan H+5 Idul Fitri 1438 H.

GM MOR I Erry Widiastono didampingi Branch Manager Sumbar-Riau Rahman Pramono menyampaikan, Ketahanan stok Avtur di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ditunjang Depot Pengisian Pesawat Udara BIM, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Muat Lebih

“Ketika penyaluran harian mencapai 118 Kl perhari, sekarang naik  menjadi 140 Kl perhari,” katanya, Jumat, Jumat (16/6).

Terjadinya peningkatan disebabkan adanya penambahan jadwal penerbangan saat mudik Lebaran 1438 H/2017 Masehi. Sebab, adanya kebiasaan dari daerah yakni “Pulang Basamo” saat Idul Fitri. Mengantisipasi hal demikian, Pertamina turut menambah pasokan Avtur.

Selain Sumatera Barat, beberapa wilayah seperti Aceh penyaluran mengalami peningkatan 60 Kl perhari, dengan persentase 9 persen, kemudian Sumut naik menjadi 528 Kl dari 480 Kl perharinya.

Disusul Kepulauan Riau penyaluran sebesar 300 Kl dari 280 Kl perharinya, peningkatan itu hanya 7 persen dan Riau hanya 8 persen atau 172 Kl dari 160 Kl perhari.

“Sumbar merupakan yang palingg tinggi, walau penyaluran di Sumut (Kualanamu) tinggi tapi tidak berpengaruh seperti Sumbar,” ungkap Erry.

Erry berharap dengan adanya antisipasi penambahan tersebut dapat membantu masyarakat merayakan Idul Fitri 1438 H dengan nyaman dan tenang.

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia