Rizal : Masyarakat Pilih Presiden “Orangnya”, Bukan “Partainya”

Rizal Ramli.
Rizal Ramli.
Rizal Ramli.

Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia saat ini tengah digadang-gadangkan menjadi Calon Presiden (Capres) 2014. Menyikapi hal itu, Rizal menyebutkan, saat ini hanya 50 persen masyarakat Indonesia yang suka partai, sedangkan 50 persen lagi sebaliknya.

“Saat ini hanya 50 persen masyarakat di Indonesia yang doyan partai. Sedangkan, 50 persen lagi ya tidak doyan. Penyebabnya sendiri karena banyak sekarang partai hanya memperjuangkan dirinya sendiri, dan tidak amanah,” katanya usai menjadi pembicara Seminar Ekonomi Indonesia di Auditorium Universitas Bung Hatta (UBH) Kota Padang, Kamis (16/1) siang.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, dirinya ingin maju dalam menjadi Capres non Partai, alias Independen. Menurutnya, kekuatan perubahan sebenarnya terletak pada dukungan rakyat, bukanlah partai politik.

“Makanya harus dibuat konvensi rakyat untuk penjaringan Capres tersebut. Sudah dilaksanakan di Surabaya, dan kedepan juga akan ada di Medan,” tuturnya.

Selain itu, kendaraan partai bukanlah yang diperlukan terlebih dahulu, tetapi dukungan rakyat-lah yang harus diperhitungkan dulu bagi para Capres. “Iya, kalau partai pengusungnya saja hanya 3 persen, lalu calonnya juga rendah, bagaimana ? Bukannya tidak mementingkan kendaraan partai, tapi carilah dulu dukungan rakyat, nanti pasti ada saja partai yang dukung, “ jelasnya.

Dirinya juga saat ini tengah menunggu pengusulan perubahan Undang-undang Pemilihan Presiden (Pilpres) yang tengah diajukan Yusril Ihza Mahendra. “Yusril semua yang review, dia ahlinya. Kalau berhasil, pastinya perubahan besar sistem politik di Indonesia,” katanya.

Dirinya juga mengingatkan, semua itu kembali lagi pada masyarakat. “Jika ada calon Independen sebenarnya tidak masalah, bahkan lebih baik. Rakyat Indonesia itu milih Presiden adalah orangnya, bukan partainya,” tegasnya.

Loading...

Pos terkait