Razia Kafe “Remang-Remang”, Satpol PP Giring 16 Wanita

Wanita yang terjaring razia saat diamankan di Kantor Satpol PP Padang. FOTO/CT
Wanita yang terjaring razia saat diamankan di Kantor Satpol PP Padang. FOTO/CT
Wanita yang terjaring razia saat diamankan di Kantor Satpol PP Padang. FOTO/CT

Satpol PP Kota Padang kembali menggelar razia pada sejumlah kafe remang-remang di Pondok hingga Muara, Kota Padang, Selasa (4/2) dini hari. Haislnya, 16 wanita digiring petugas yang diduga menjadi wanita penghibur digiring petugas Satpol PP.

Razia digelar lantaran warga setempat mengaku resah terhadap aktifitas kafe yang diduga menjadi ajang tindak asusila. Saat penangkapan pun, sempat terjadi aksi penolakan terhadap para wanita yang terjaring.

Bacaan Lainnya

“Saya hanya duduk saja disini pak, saya bukan wanita penghibur pak,” kata E, salah seorang wanita saat ditangkap petugas.

E pun tetap digiring petugas ke Kantor Satpol PP Padang karena tidak dapat menunjukkan kartu Identitas-nya. Penangkapan wanita yang diduga pelayan hidung belang ini masih terdapat kebanyakan para remaja yang masih dibawah umur.

“Benar, kebanyakan mereka masih dibawah umur. Mereka diduga menjadi wanita penghibur pada kafe-kafe remang itu, kami menggiring mereka juga karena tidak memiliki kartu identitas,” kata Kasi Trantib Satpol PP Padang, Amrizal Rengganis diruangannya, pagi.

Lantas, wanita yang terjaring razia langsung didata, dan dipanggil pihak keluarganya. Bahkan, Amrizal juga menegaskan, jika terbukti ada yang menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) maka akan langsung dilakukan Rehabilitasi Sosial.

“Kalau ada yang terbukti PSK, maka otomatis mereka akan langsung kita bawa ke Sukarami, Solok untuk mendapatkan pembinaan Rehabilitasi Sosial,” tutupnya.

Satpol PP Padang sendiri berjanji akan terus melakukan razia rutin, karena masih maraknya penyakit masyarakat (Pekat) di Kota Padang.

Reporter [TIM LIPUTAN KABARPADANG]

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia