Rapat Tangani Kabut Asap, SBY Kecewa Gubernur Riau Tak Hadir

  • Whatsapp
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku kecewa atas ketidakhadiran Gubernur Riau saat menggelar rapat melalui VideoConference terkait kabut asap yang melibatkan jajaran Pemerintah Pusat, Riau dan Sumatera Barat, Jumat (14/3).

“Seharusnya Gubernur Riau hadir dalam rapat ini, jadi, saya bisa mendengar langsung apa keluhan dan krisis yang terjadi di Riau saat ini,” kata SBY dari Jawa Tengah saat rapat krisis kabut asap melalui VideoConference di Aula Polda Sumbar.

Menurut Presiden, bencana kabut asap yang terjadi adalah dibuat oleh manusia. “Saya ingin ada tindakan tegas dari semua elemen yang hadir pada forum ini, karena permasalahan kabut asap ini membuat masalah baru bagi masyarakat,” jelasnya.

SBY juga menilai penanganan yang dilakukan selama ini masih belum efektif. Dia meminta agar dikerahkan seluruh tenaga yang terlibat baik dari TNI, polisi dan BNPB agar kabut asap bisa hilang. “Untuk itu saya berikan waktu 1 hingga 2 hari untuk melakukan peningkatan operasi tangggap darurat,” jelasnya.

Sementara, dalam rapat VideoConference untuk Pemerintah Sumatera Barat tampak hadir Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kapolda Sumbar, Brigjend Nur Ali,  Danlantamal II Padang, Danlanud Tabing Padang, dan Danrem 032 WBR serta jajaran Forkominda Sumbar.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, atensi yang diturunkan langsung oleh Presiden merupakan tugas bersama semua aparat pemerintahan, baik itu dibidang pemerintahan ataupun militer. Dia menyebut, penanganan kabut asap di Sumbar sendiri saat ini sudah dilakukan semaksimal mungkin dengan bantuan semua pihak.

”Ini sudah menjadi tugas bersama untuk menanggulangi permasalahan asap dan Sumbar sudah terkena imbas dari bencana tersebut, makanya kita harus ikut bersama-sama menyelesaikan permasalahan tersebut,” katanya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait