Puluhan Lapak Pedagang Salahi Aturan Dibongkar

Penertiban petugas Satpol PP Padang terhadap PKL di kawasan belakang Kantor Pemprov Sumbar. FOTO/RYAN
Penertiban petugas Satpol PP Padang terhadap PKL di kawasan belakang Kantor Pemprov Sumbar.  FOTO/RYAN
Penertiban petugas Satpol PP Padang terhadap PKL di kawasan belakang Kantor Pemprov Sumbar. FOTO/RYAN

Satpol PP Kota Padang menggelar penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) pada sejumlah kawasan di Kota Padang, Sabtu (25/1) siang. Penertiban ini dilakukan lantaran maraknya para PKL yang memakai Fasum (Fasilitas Umum) sebagai tempat berdagang.

Petugas langsung menertibkan lapak pedagang di empat titik, yakni kawasan belakang Kantor Pemprov Sumbar, Alai, Gunung Pangilun, dan Seberang Padang.

Baca Juga

“Kita berhasil mengangkut berupa tenda, kursi, meja, dan dagangan para PKL. Penertiban ini memang operasi rutin yang kita lakukan selama satu bulan kedepan,” kata Kasi Ops, Satpol PP Kota Padang, Amrizal Rengganis di ruangannya.

Sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan para pedagang yang tidak terima lapak dagangannya digusur. “Kita sudah ingatkan melalui surat pemberitahuan sebelumnya 1 x 24 jam. Tapi, masih ada sebagian pedagang yang membandel, makanya kita tertibkan,” tuturnya.

Selain itu, operasi kali ini menurunkan sebanyak dua pleton personel, dibantu dengan delapan aparat kepolisian. “Kita rangkul semua, agar nantinya menghindari hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara, salah seorang pedagang, Riz mengaku setelah mendapatkan surat pemberitahuan, dirinya langsung membongkar lapaknya sendiri. “Bagaimana lagi pak, kami hanya cari makan pak. Dari pada dibongkar petugas, lebih baik saya amankan dulu sendiri pak,” ungkapnya di kawasan belakang Kantor Pemprov Sumbar.

Reporter : Ikhwan

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia