Polisi Amankan 30 Orang Diduga Provokator Demo UU Cipta Kerja

Unjuk rasa ratusan mahasiswa menolak pengeshaan UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Sumbar, Padang, Kamis 8 Oktober 2020. Foto : Rahma
Unjuk rasa ratusan mahasiswa menolak pengeshaan UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Sumbar, Padang, Kamis 8 Oktober 2020. Foto : Rahma

Padang –¬†Aksi demonstrasi kembali berlangsung hari ini, Kamis 8 Oktober 2020 di Gedung DPRD Sumbar, Kota Padang untuk menolak pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Awalnya aksi berjalan dengan baik, ratusan mahasiswa pun menyuarakan aksi mereka untuk menuntut pemerintah membatalkan pengesahan UU Cipta Kerja tersebut.

Bacaan Lainnya

Namun, tiba-tiba sekelompok orang yang diduga provokator melempari petugas dengan batu, dan mencoba menghadang barikade polisi yang melakukan penjagaan.

Alhasil, setidaknya 30 orang diamankan Polresta Padang karena diduga menjadi provokator untuk melakukan aksi anarkis.

“30 orang itu terpaksa kita amankan, karena diduga menjadi provokator aksi anarkis, kita bawa ke Polresta Padang untuk proses lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Rico Fernanda.

Ia menyebut, para anarkis itu diduga berasal dari barisan siswa SMA maupun SMK. Karena melihat aksi mereka yang menyerang petugas.

“Saat ini, kita masih tetap mengantisipasi terjadinya serangan dari mereka dengan mengerahkan anggota Brimob dengan berbekalkan tameng,” sebut Rico.

Loading...

Pos terkait