Pertamina Klaim Penyaluran Gas 3 Kilogram Naik 18 Persen di Sumbar

  • Whatsapp
Ilustrasi gas LPG 3 Kilogram. Foto : Istimewa
Ilustrasi gas LPG 3 Kilogram.
Ilustrasi gas LPG 3 Kilogram.

Pertamina Regional Sumatera Barat – Riau mengklaim bahwa realisasi penyaluran gas LPG 3 kilogram meningkat. Peningkatan sendiri diwilayah Sumatera Barat sendiri mencapai angka 18 persen.

“Peningkatan merupakan jumlah dari komsumsi refil gas LPG 3 Kilogram semenjak adanya tahapan satu konversi pada tahun 2013,” kata Branch Manager Pertamina Regional Sumbar-Riau, Ardian Aditya di Padang, Jumat (6/6).

Kenaikan ini terlihat dari penyaluran gas LPG 3 kilogram pada bulan Mei mencapai 474.900 tabung atau 404.000 atau 1.425 metric ton. Kemudian, sebulan sebelumnya yakni April, penyalurannya sebesar 404.000 tabung atau 1.212 metric ton.

Pihaknya menjelaskan, ada setidaknya 56 persen masyarakat di Sumatera Barat yang belum dilakukannya konversi ke gas LPG 3 kilogram. Rencananya, tahap kedua konversi akan dilakukan pada tahun 2014. Namun, sampai saat ini masih terkendala terhadap minimnya APBN 2014.

“Kemungkinan jika ada APBN Perubahan bisa dimasukkan untuk konversi tahap kedua yang sebelumnya kita rencanakan bersama pemerintah pada tahun 2014,” jelasnya.

Selain itu, peningkatan komsumsi gas LPG 3 kilogram di Sumatera Barat lebih didominasi wilayah perkotaan. Saat ini, ada 18 dari 19 Kabupaten/Kota yang telah merasakan dari manfaat konversi tersebut.

“Pemerintah telah mengimbau tidak adanya double subsidi. Disini maksudnya, jika dikonversi gas LPG 3 kilogram, maka minyak tanah dihilangkan. Untuk di Sumbar sendiri, Kepulauan Mentawai tidak masuk dalam daftar konversi gas, karena melihat subsidi minyak tanah lebih bagus,” katanya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait