Permohonan Bansos Ditutup, Warga Kecewa

Pengumuman penghentian sementara permohonan Dana Bansos oleh Pemprov Sumbar. FOTO/AMRUL KHALID
Pengumuman penghentian sementara permohonan Dana Bansos oleh Pemprov Sumbar. FOTO/AMRUL KHALID
Pengumuman penghentian sementara permohonan Dana Bansos oleh Pemprov Sumbar. FOTO/AMRUL KHALID

Wajah penuh kecewa tergambar dari ratusan warga yang telah mendatangi Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) untuk mendaftarkan dirinya untuk masuk ke dalam daftar calon penerima Dana Bantuan Sosial (Bansos), Kamis (16/1).

Perasaan kecewa dialami lantaran saat akan memasuki gerbang kantor, pagar langsung ditutup, dan puluhan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga menghalangi.

Bacaan Lainnya

“Kami disini hanya ingin masuk dalam penerimaan bantuan, masak sudah ditutup saja, ini tidak adil namanya,” kata Yul, salah seorang warga di depan Kantor Pemprov Sumbar.

Berdasarkan pengumuman yang ditempelkan pada pagar depan kantor, terbunyi jelas bahwa pendaftaran calon penerima Bansos untuk dianggarkan pada tahun 2015 ditutup.

“Diberitahukan kepada masyarakat bahwa, sesuai dengan arahan Gubernur Sumatera Barat. Permohonan sudah ditutup mulai tanggal 15 Januari 2014. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih,” tulis papan pengumuman depan pagar Kantor Pemprov Sumbar.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Irwan mengatakan, bahwa pendaftaran para pemohon Bansos dibuka hingga bulan Maret 2014 mendatang. “Pendaftaran dibuka dari bulan Januari hingga berakhir Maret 2014. Sedangkan, untuk validasi data faktual dilakukan pada bulan April hingga Juni 2014,” katanya di ruangannya, Jumat (10/1) minggu lalu.

Kemudian, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga telah menyebutkan, pendaftaran ditutup karena banyaknya masyarakat yang mendatangi kantor Pemprov Sumbar untuk mengajukan permohonan Dana Bansos.

“Makin banyaknya masyarakat yang mendatangi kantor gubernur mengajukan permohonan bansos, untuk sementara kita hentikan penerimaannya. Kita akan pertimbangkan kembali sampai ada pengaturan lebih lanjut,” katanya didampingi Plh. Sekdaprov Sumbar, Devi Kurnia dikutip dari Singgalang, Selasa (14/1) lalu.

Reporter : Amrul Khalid

Loading...

Pos terkait