Pengamat Nilai Pileg Pusingkan Masyarakat Memilih

  • Whatsapp

pemiluPengamat politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk mengatakan, jika sistem pemilu Indonesia ini masih sangat rumit, khususnya bagi para pemilih. Pada pemilu tahun ini, dipastikan banyak masyarakat bingung dengan banyaknya calon yang tawarkan oleh partai politik. Sehingga, pemilih senang dengan calon yang lebih dahulu populer, seperti kalangan artis.

“Orang (pemilih) sendiri binggung ini ada 90 orang caleg bagaimana ini. Dan rakyat senang melihat caleg-caleg yang terkenal, makanya partai seneng naruh caleg-caleg yang populer (artis),” kata Hamdi kepada wartawan, di Matraman, Jakarta Timur, Minggu (6/4).

Guru Besar UI Sikologi Politik ini juga mengatakan bahwa yang membuat masyarakat binggung, setidaknya 90 persen anggota DPR yang menjabat saat ini, mencalonkan diri kembali. Padahal, kierjanya tidak memuaskan berlapor merah.

“Kita mau tolak wajah lama, wajah baru kita juga gak ngerti. Makanya politisi yang punya branding yang kuat itu penting,” imbuhnya.

Seharusnya, sambung Hamdi, seharusnya sistem pemilu Indonesia ini bisa diminimalisir sesederhana mungkin, seperti dizaman orde baru yang hanya tiga partai politik saja.

“Yaaa harus dikecilin partai tiga atau empat, kalau sudah masuk tiga partai dorong sistem distrik. Jadi tiap partai cuma ngirim tiga orang (capres), dan kalau sistem distrik, calon legislatif itu dia akan berdebat dengan partai-partai lain,” tandasnya.

Seharusnya, pemilih itu kan dimanjakan, ini malah justru bingung memilih lebih 90 persen orang apa tidak pusing kepala.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait