Pemko Bukittinggi Evaluasi Kinerja 24 Pejabat Tinggi Pratama

24 pejabat tinggi pratama atau Eselon II A dan II B di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi, mengikuti tahapan evaluasi kinerja di awal tahun 2019 ini.

Evaluasi itu diawali dengan tes psikotest oleh tim psikologi UNP bertempat di kampus UNP program studi Psikologi, Belakang Balok, Selasa (22/1/2019) beberapa waktu lalu.

Muat Lebih

Ketua tim pansel pejabat eselon II A, Yuen Karnova, melalui Kepala BkKPSDM Bukittinggi Sustinna menjelaskan, sesuai amanat Peraturan Pemerintah 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS, pejabat eselon II, dilakukan evaluasi berkala.

Hal tersebut dilakukan untuk lebih memantau hasil kinerja sekaligus menilai kompetensi pejabat terkait dalam memimpin organisasi yang diamanahkan saat ini.

“Evaluasi ini dilakukan beberapa tahap. Kita laksanakan beberapa hari kedepan. Evaluasi ini dilakukan oleh tim pansel dari unsur akademisi, pemerintahan profesi dan pakar,” katanya.

Lanjut Sustina, ada tiga item yang diuji pada tahapan evaluasi ini. Kemampuan kompetensi manajerial, kompetensi teknis dan kompetensi sosial culture.

“Hasil dari uji kompetensi ini, akan menjadi rekomendasi yang akan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sebagai salah satu landasan untuk mengambil keputusan,” ujar Sustinna.

Dengan dimulainya tahapan evaluasi ini, tentu wacana mutasi di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi semakin mengapung.

Mutasi yang dimaksud bisa dalam artian promosi (naik jabatan), demosi (turun jabatan) dan rotasi (pemindahan posisi).

Proses mutasi pun tentunya menjadi hak preogratif Walikota, sebagai pucuk pimpinan dalam pemerintahan daerah, agar roda pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya.

[Pemko Bukittinggi]

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia