Pelajar Nyaris Tewas, Tersenggol Kereta Api

Ilustrasi. FOTO/SOLO POS
Ilustrasi. FOTO/SOLO POS
Ilustrasi. FOTO/SOLO POS

Seorang pelajar SMP 15 Padang bernama Beni Faisal (13) mengalami luka sekujur tubuhnya setelah tersenggola kereta api di persimpangan SMA 7 Padang, Senin (27/1) sekitar pukul 06.30 WIB. Beruntung, nyawa pelajar itu dapat terselematkan oleh warga yang langsung membawanya ke rumah sakit.

Kecelakaan yang menimpa pelajar itu bermula saat dirinya turun dari angkot, dan menuju ke sekolahnya. Lantaran berada diseberang rel, korban pun langsung menyeberang ke sekolahnya.

Baca Juga

“Tapi, saat itu korban yang turun dari angkot tampak berhenti sejenak karena kereta sedang melaju dari Padang menuju Pariaman,” kata Budi (34), satpam SMP 15 Padang, siang.

Selang beberapa menit, warga setempat pun berteriak melihat korban terbujur karena luka serius yang dialaminya. Lantas, warga pun langsung membawanya ke rumah sakit guna menyelematkan nyawa pelajar malang tersebut.

“Saya langsung memanggil beberapa orang pemuda untuk membawanya ke rumah sakit menggunakan angkot yang kebetulan berhenti didepan lokasi dan setelah itu melapor ke polisi,” jelasnya.

Staff Humas Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang, Gustafianof mengatakan, siswa tersebut masuk ke M Djamil sekitar pukul 07.15 WIB dan langsung mendapatkan perawatan di ruang Surgikal IGD RSUP M Djamil Padang.

“Saat masuk ke rumah sakit korban mengalami luka disekujur tubuhnya, kemungkinan karena senggolan badan kereta,” katanya.

Sementara, Kanit Lakalantas Polresta Padang, AKP Indra menyebutkan, kecelakaan itu terjadi karena tidak adanya plang perlintasan kereta di lokasi kejadian ditambah lagi dengan banyaknya sekolah yang berada di sekitar perlintasan kereta api tersebut.

“Perlintasan itu tidak ada plangnya, harusnya para pelajar ini bisa bersabar karena kereta api ini sangat berbahaya. Mengapa mereka harus berdiri dekat-dekat dengan rel, kan bisa menunggu,” katanya saat dihubungi via seluler, siang.

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia