Pelabuhan Bakauheni Disulap Jadi Destinasi Wisata Alternatif

Harbour City, Gerbang Sumatera yang Mempesona, Bersiap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Jakarta – Pemerintah menilai pengembangan Bakauheni Harbour City (BHC) oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai terobosan baru dalam sektor pariwisata di Provinsi Lampung.

“Kami mengapresiasi ASDP yang telah menciptakan destinasi wisata baru di gerbang Sumatera ini,” ungkap Nia Niscaya, Ahli Utama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf.

Baca Juga

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, mengungkapkan bahwa BHC merupakan wujud dari visi perusahaan untuk menghubungkan masyarakat dan pasar melalui penyeberangan terintegrasi dan destinasi wisata tepi laut.

“Keberhasilan pembangunan waterfront di Labuan Bajo menjadi inspirasi bagi pengembangan serupa di daerah lain,” ujarnya.

Pembangunan BHC tahap pertama seluas 160 hektare sudah hampir rampung, dengan fasilitas seperti Krakatau Park, Masjid BSI, Siger Park, Skybridge, dan area parkir.

“Pembangunan fase pertama diperkirakan selesai pada September 2024, namun sejak awal tahun ini BHC sudah menjadi destinasi wisata baru dengan menarik ribuan pengunjung,” kata Ira.

Pengembangan BHC diharapkan berdampak positif bagi aktivitas sosial dan ekonomi di Lampung Selatan, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Rekomendasi