Padang Kekurangan 800 Tenaga Guru

Ilustras (Guru Mengajar).
Ilustras (Guru Mengajar).

Pendidikan merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap anak yang ada di Indonesia. Tetapi, sangat disayangkan, ketenagaan guru, khususnya pada Sekolah Dasar (SD) hingga saat ini masih dinilai kurang memadai.

Padahal menurut Undang-undang 20 Tahun 2003, SD merupakan jenjang pendidikan yang melandasi setiap jenjang pendidikan menengah nantinya.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Padang, Alfian menyebutkan, saat ini di Kota Padang masih kekurangan guru sebanyak 800 orang pada tingkat Sekolah Dasar.

“Untuk SD, kita masih mengalami kekurangan tenaga guru sekitar 800 orang. Bahkan, tahun ke tahun, para tenaga sekarang terus pensiun,” katanya di Dinas Pendidikan Padang, Selasa (7/1) sore.

Sementara, Kepala Bidang PAUD, Musdek mengatakan, sesuai dengan ketentuan pemerintah, apabila anggaran belanja pegawai melebihi 50 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) otomatis daerah setempat tidak bisa mendapatkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Hal itulah yang terjadi pada saat ini, karena Kota Padang memiliki 60 persen dari APBD yang dianggarkan untuk belanja pegawai,” jelasnya di Dinas Pendidikan Padang, sore.

Untuk mengantisipasi polemik tersebut, Dinas Pendidikan sendiri memberikan kewenangan penuh kepada masing-masing sekolah guna mengangkat tenaga guru honorer.

“Kita berikan hak kepada masing-masing sekolah mengangkat tenaga guru honorer, ini merupakan upaya agar menutupi kekurangan tenaga pengajar tersebut,” tuturnya.

Selain itu, untuk anggaran sendiri dimungkinkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Tetapi setiap sekolah tidak boleh sewenang-wenang dalam memakai dana BOS itu,” tegasnya.

Pemakaian dana BOS sendiri saat ini diperuntuhkan sebanyak 20 persen kepada Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama. Sebab itulah, para tenaga guru honorer di Kota Padang mendapatkan yang masih terbilang kecil.(Pty/ed*WAN)

Loading...

Pos terkait