Orang Tua Umrah, Sang Anak Malah Diperkosa

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Nasib malang menimpa seorang siswi MTs di Kota Padang. Ditinggal orang tua pergi Umrah ke Mekkah, siswi ini ini menjadi korban perkosaan oleh seorang pelayan supermarket, Jumat (13/6) minggu lalu. Akibatnya, korban mengalami penurunan kesehatan dan kesadaran, ditambah yang parah lagi korban tak lagi perawan.

Informasi yang diperoleh, peristiwa yang menyedihkan menimpa korban Upiak (16) – nama samaran bermula saat pelaku berinisial R (21) mendatangi rumahnya di kawasan Kuranji, Kota Padang. Mereka berdua juga diketahui baru kenal, namun karena pelaku merasa cinta, pelaku pun memberanikan diri.

Tetapi, entah apa yang ada dibenaknya. Pelaku ingin mendapatkan kegadisan Upiak. Berbagai cara dia tempuh demi mengajak pergi sang pujaan hati, tapi selalu ditolak korban. Akhirnya, niatnya dilaksanakan dengan memberikan minuman yang sebelum telah isi dengan sesuatu obat hingga membuat korban linglung.

“Saat dalam kondisi setengah sadar itu pak, dia langsung membawa saya pergi dengan motornya, tidak tahu kemana,” ucap korban pada surat laporannya ke SPKT Polresta Padang.

Selama dibawa pergi, korban sama sekali tidak ingat tempatnya, bahkan pelaku pun tidak pernah banyak bicara dengan korban. Namun, korban sempat ingat dan berusaha melawan saat pelaku ini berusaha memaksanya untuk melakukan hubungan yang tidak layak di suatu tempat yang tidak dikenalnya.

“Saya sendiri tidak ingat berapa kali dia memaksa saya melakukan itu pak, saya selalu menolak tapi dia mengancam saya,” ungkapnya.

Puas, pelaku langsung melarikan diri dan mengantarkannya kembali ke rumah, setelah sebelumnya melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban selama dua hari.

Seperti biasa, rumah korban masih tidak ada orang karena orangtuanya berada di Mekkah. “Dia meninggalkan saya di rumah dan setelah itu kabur,” tuturnya.

Sepulangnya sang ibu dari Mekkah, dirinya pun terkejut melihat kondisi anaknya itu selalu dalam keadaan murung dan tidak bersemangat. “Saat tiba di rumah, kondisinya sangat memprihatinkan pak, dia tidak sadar dan linglung. Kami langsung membawa korban ke rumah sakit,” ungkapnya kepada wartawan.

Sesampai di rumah sakit, orangtua korban berinisiatif memeriksa kegadisan korban. Setelah diperiksa, ternyata korban diketahui sudah tidak gadis lagi dan kondisi fisiknya pun menurun. Tidak terima, LA pun memaksa anaknya untuk berterus terang siapa pelakunya. Setelah dipaksa dan dibujuk, akhirnya korban mengaku kalau pelakunya adalah R.

“Ini tidak bisa dibiarkan pak, saya ingin pelaku ini ditangkap karena sudah merusak masa depan anak saya pak,” jelasnya.

Sementara, Kanit I SPKT Polresta Padang, Ipda Agustin mengatakan, korban mendatangi Mapolresta Padang didampingi kedua orangtuanya dan membuat laporan dengan  nomor : LP/1060/K/VI/SPKT Unit I. Selain dimintai keterangan dari korban, petugas juga membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

“Laporan korban telah kita terima, saat ini kasus tersebut tengah ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang. Dalam waktu dekat, kami akan mengamankan pelaku, untuk dimintai keterangannya,” Jumat (20/6).

 

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait