Operasi Pasar Beras Kurang Peminat

Operasi pasar beras di Pasar Raya Kota Padang. FOTO/WAN
Operasi pasar beras di Pasar Raya Kota Padang. FOTO/WAN
Operasi pasar beras di Pasar Raya Kota Padang. FOTO/WAN

Guna menurunkan harga beras yang semakin melonjak di pasaran kota Padang, Pemko Padang bekerja sama dengan Bulog Divre Sumbar menggelar operasi pasar beras pada sejumlah titik pasar.

Operasi ini terhitung dimulai semenjak 22 Januari 2014 lalu meliputi Pasar Raya, Siteba, Lubuk Buaya, Belimbing dan Alai. Berdasarkan pantauan operasi pasar beras di Pasar Raya Padang, masih kurang terlihat animo masyarakat terhadap hadirnya operasi tersebut.

Baca Juga

“Kalau dikatakan banyak atau sedikit juga tidak bisa pak, tapi mungkin minat masyarakat yang lebih berkurang dari operasi sebelumnya,” kata SyamIrawan, Staff pendistribusian operasi Pasar Beras Bulog di Pasar Raya Padang, Selasa (28/1) siang.

Menurutnya, peminat beras masih didominasi oleh ekonomi menengah kebawah. “Iya, pastinya mungkin, kalau beras Bulog ada pasarnya pak, kebanyakan masyarakat kategori ekonomi menengah kebawah,” tuturnya.

Harga operasi beras yang diselenggarkan oleh Bulog Divre Sumbar ini dijual dengan harga Rp. 7.400 untuk satu Kilogram-nya, sedangkan Rp. 11.840 untuk satu Gantangnya (1,6 KG).

“Saya sendiri juga terasa terbantu pak dengan adanya operasi pasar beras ini, tapi tempatnya masih sedikit, kalau bisa diperbanyak lagi agar masyarakat tak jauh-jauh harus kesini,” harap Aisyah, salah seorang pembeli operasi pasar beras di Pasar Raya Padang.

Operasi pasar beras ini akan terus dilakukan hingga adanya kestabilan harga beras di pasaran Kota Padang.

Reporter : WAN

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia