Ombudsman Sumbar Desak Polisi Usut Peredaran Kunci Jawaban

  • Whatsapp
Ilustrasi. FOTO WASPADA
Ilustrasi. FOTO WASPADA
Ilustrasi. FOTO WASPADA

Masih maraknya perederan kunci jawaban Ujian Nasional (UN) tingkat SMA membuat Ombudsman mendesak Dinas Pendidikan bersama kepolisian untuk mengusut dan membongkarnya.

Ombudsman menilai ada oknum yang bermain dalam beredarnya kunci UN tersebut. Namun, belum bisa dipastikan akan adanya indikasi kebocoran dari UN itu sendiri.

“Kunci jawaban yang beredar telah kami dapatkan, nantinya, kita akan cocokkan dulu, apakah benar atau tidaknya. Disitu kita bisa lihat nanti, apakah kunci ini merupakan kebocoran soal,” kata Kepala Ombudsman Sumbar, Yunafri di Padang, Sabtu (19/4).

Ia menerangkan, peredaran kunci jawaban dominan melalui via pesan singkat atau SMS. Dia sendiri mengaku memang mendapatkan rumor (kabar) beredarnya kunci tersebut.

“Saya sendiri saja mendapatkan pesan singkat tentang kunci jawaban itu, bahkan tertera dengan jelas, untuk mendapatkan kunci harus membayar terlebih dahulu,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar pihak kepolisian dapat berperan aktif dalam membongkar dugaan praktik curang tersebut. “Jika memang benar adanya, kepolisian harus mengusutnya hingga ke akarnya supaya tidak terjadi lagi tahun ke tahun,” tegasnya.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait