Motor “Beradu Kambing”, Ayah Meninggal Sang Anak Selamat

  • Whatsapp
Ilustrasi

Hendak mengantarkan sang anak pergi ke sekolah, ternyata nasib malang menimpa Asril Chaniago (47). Sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan maut dengan pengendara lainnya di Jalan M Yunus, Sarang Gagak, Kota Padang, Jumat (7/3) sekitar pukul 06.15 WIB. Akibatnya, Asril meninggal dunia sedangkan sang anak Arifaldi (16) mengalami luka ringan.

Kejadian itu berlangsung cepat, korban yang mengendarai sepeda motor bersama sang anak melaju dari arah Ampang menuju Alai. Seketika, sepeda motor yang dikendarai Kabul (24) melaju dari arah berlawanan yang mengamil jalannya langsung menghantam korban.

Bacaan Lainnya

Sontak, warga sekitar pun kaget dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang untuk mendapatkan pertolongan. “Tadi saya lihat ada tiga korban pak, ketiganya langsung dibawa warga menggunakan angkot ke Rumah Sakit,” kata Syamsul, salah seorang warga setempat.

Setiba di Rumah Sakit, nyawa Asril tidak bisa terselematkan lagi. Sedangkan, Kabul saat ini menderita luka serius disekujur tubuhnya dan mendapatkan perawatan intensif. ”Jenazah Asril yang sempat divisum di kamar mayat, tadi sudah dijemput pihak keluarga untuk di bawa ke rumahnya, sementara Kabul masih dirawat intensif,” kata Humas RS M. Djamil Kota Padang, Gustafianof.

Kanit Lakalantas Polresta Padang, AKP Indra membenarkan terkait kecelakaan tersebut. Dari informasi personel di lapangan, kecelakaan itu bermula dari sepeda motor BA 6753 QH yang dikendarai Kabul melaju dari arah Simpang Kalawi menuju Simpang Anduring, namun ketika di lokasi, sepeda motor itu hendak mendahului sebuah minibus.

Karena mengambil lajur terlalu ke kanan, Kabul pun tidak mampu mengendalikan laju sepeda motornya dan langsung menghantam sepeda motor BA 2289 AE yang dikendarai Asril dan anaknya.

”Saat ini kedua sepeda motor tersebut sudah diamankan di Unit Lakalantas Polresta Padang, dan sementara kita tetapkan Kabul sebagai pelaku dalam kecelakaan ini. Kita tunggu sembuh dulu baru nanti diperiksa,” katanya saat dihubungi via seluler.

Sementara, sang anak, Arifaldi hanya bisa menangis terdiam sekaligus Shock setelah kejadian yang mengakibatkan dirinya tak memiliki ayah lagi.

Loading...

Pos terkait