Mobil Dihantam Kereta Api, Ayah dan Anak Jadi Korban

  • Whatsapp
Mobil Toyota Avanza yang dihantam kereta api "Si Binuang". FOTO/Twitter
Mobil Toyota Avanza yang dihantam kereta api "Si Binuang". FOTO/Twitter
Mobil Toyota Avanza yang dihantam kereta api “Si Binuang”. FOTO/Twitter

Ayah dan anak menjadi korban dari hantaman kereta api lantaran tak sempat menancap gas yang dikendarainya saat berada di perlintasan rel kereta api di Simpang Perumahan Monang Indah, Kototangah, Kota Padang, Sabtu (15/3) sekitar pukul 08.15 WIB.

Akibatnya, keduanya mengalami luka cukup parah dibagian tangan dan kakinya. Kejadian itu bermula saat mobil Toyota Avanza warna putih ditumpangi Wawan (21) dan ayahnya, Riswan (50) melaju dari arah rumahnya menuju keluar yang harus melewati perlintasan rel.

Namun, diduga tak menyadari, sebuah kereta api “Si Binuang” (sebutan KA-red) langsung menghantam mobil mereka. ”Mobil itu sempat terpelanting sejauh 20 meter dan tersangkut di besi pembatas rel,” kata Arif, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Warga setempat pun sempat mengaku kewalahan mengevakuasi kedua korban karena terjepit diantara puing mobil. ”Kita sempat kesulitan mengeluarkan korban dari mobilnya, setelah itu mereka langsung dibawa ke klinik terdekat karena terlihat sudah berlumuran darah,” ungkapnya.

Kanit Lakalantas Polresta Padang, AKP Indra membenarkan tentang kecelakaan tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi karena tidak adanya plang resmi di lokasi tersebut. Selain itu, korban juga kaget ketika kereta sudah semakin dekat dengan mobilnya.

”Kereta yang sudah semakin dekat membuat pengemudi mobil itu panik dan berusaha menancap gas, tapi langsung disambar, untung saja tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Salah satu korban, Wawan mengaku shock atas kejadian yang menimpanya tersebut. Dia menyebut, kaget saat berada pada rel perlintasan itu. Bahkan, dia tidak melihat adanya kereta yang melaju.

”Saya gugup saat mendengar klakson keras dari kereta. Saya pun berusaha menancap gas, tapi tidak sempat lagi. Dengan cepat, bagian depan mobil dihantam, lalu sempat terputar dan terpelanting kearah besi pembatas, saya kira saya tidak selamat pak,” katanya kepada wartawan.

Saat ini kendaraan tersebut sudah diamankan di Polsek Kototangah, sedangkan kedua korban sudah dirawat intensif di Klinik Tiara Anggrek.   

Sucigustri

Editor : Ikhwan

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait