Minat Pemilih Pilpres 85 %, Tapi Belum Tentu ke TPS

Suasana Rapat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). FOTO/AKTUAL
Suasana Rapat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). FOTO/AKTUAL
Suasana Rapat di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). FOTO/AKTUAL

Berdasarkan hasil survei nasional Januari 2014 yang dilakukan  Pol- tracking Institute, minat masyarakat untuk memilih pada pemilu calon presiden dan wakil presiden masih sangat tinggi.

Setidaknya, 85 persen masyarakat yang menyatakan berminat untuk berpastisipasi dalam Pilpres yang akan di gelar 9 April 2014 nanti.

Bacaan Lainnya

“Minat masyarakat dalam pemilu cukup 85 persen dan melebihi minat memilih dalam pemilu legislatif,” ucap Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda AR, dalam acara ‘Menakar Peta Politik 2014: Pengaruh Figur Terhadap Konfigurasi Politik 2014’, di Hotel Ibis, Jakarta Pusat, Minggu (26/1).

Namun demikian, sambung Hanta, hal itu tidak dapat dipastikan mereka yang memiki minat untuk berpartisipasi dalam pemilu nanti akan menyambangi tempat pemilihan suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya.

“Ini baru minat belum tentu juga datang ke TPS,” tambah Hanta mengingatkan.

Sementara itu, masyarakat yang menyatakan tidak berminat dalam pemilu 2014 nanti, ada sebanyak 9.79 persen.”Sedangkan sebanyak 5.30 persen menyatakan tidak tahu,” tandasnya.

Survei nasional ini dilakukan dengan metodologi populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah pada saat wawancara, serta bukan anggota TNI/Polri.

Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1200 responden dengan margin error +/- 2,83 % pada tingkat kepercayaan 95%.

Pengambilan data survei (penentuan responden dan wawancara di lapangan) dilaksanskan pada 16-23 Desember 2013. Pengambilan data dilakukan secara serentak dan nasional di 33 provinsi.

 

Loading...

Pos terkait