Mesum ! Pasangan Ini Digrebek Warga

Pasangan mesum saat dibawa Satpol PP Padang. FOTO/IKHWAN
Pasangan mesum saat dibawa Satpol PP Padang. FOTO/IKHWAN
Pasangan mesum saat dibawa Satpol PP Padang. FOTO/IKHWAN

Sepasang kekasih digrebek oleh warga di kawasan Jalan Pasar Mudiak, Padang Selatan, Kota Padang, Minggu (19/1) siang. Keduanya digrebek warga lantaran tengah asyik berhubungan layaknya suami istri di lantai dua rumah kontrakan si wanita.

Keduanya sendiri berinisial E (23), dan teman prianya berinisial A (27). Warga sekitar menyebut, telah mengintai gerak-gerik mencurigakan antara keduanya, karena beberapa hari belakangan mereka tampak memasuki rumah itu berduaan.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pemuda yang memergokinya, Heru menuturkan, aksi itu diketahuinya lantaran curiga karena A yang mendatangi kontrakan itu sejak pagi hingga siang hari, dan tidak terlihat keluarga sama sekali.

“Saya panggil teman yang lain pak, terus saya cek ke lantai dua itu. Ternyata, saya mendapati mereka tengah berbuat bagai pasangan suami istri,” katanya kepada wartawan.

Lantas, dirinya langsung memanggil warga sekitar guna menggerebek pasangan mesum tersebut. Tak menunggu lama, warga pun langsung berkumpul di depan rumahnya. Marah atas perbuatan itu, sang pria sempat menjadi amukan masa karena tetap mengelak telah melakukan hal tersebut.

”Beberapa orang warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Satpol PP Kota Padang,” tuturnya.

Selang beberapa menit, Satpol PP Kota Padang pun datang untuk menjemput pasangan mesum tersebut. Mereka berdua juga diharuskan membayar dengan sebanyak 10 sak semen, dan tidak diperbolehkan lagi tinggal disana.

“Sebelum kita serahkan kepada petugas Satpol PP Padang, kita juga meminta mereka berdua untuk membayar denda sebesar 10 sak semen, dan telah mereka bayarkan,” lanjutnya.

Kepala Satpol PP Padang, Andree Algamar menyebutkan, pasangan itu saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh para personelnya. Mereka juga disuruh membuat surat perjanjian, dan dipanggil kedua orang tuanya.

”Mereka disuruh membuat perjanjian dan diserahkan kepada orangtua masing-masing. Kalau bisa mereka dinikahkan saja, tapi semua itu tergantung keluarga mereka” ucap Andree.

E sendiri mengaku melakukan perbuatan itu didasari karena cinta, dan merencanakan akan menikah pada tahun mendatang. “Saya menyesal sekali pak, dan janji tidak akan mengulanginya lagi,” katanya kepada petugas di Kantor Satpol PP Padang, sore.

Reporter : Yudhi Saputra

Loading...

Pos terkait