Menhub : Pembangunan Infrastruktur Sektor Transportasi Bantu UMKM

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara Seminar dan Dialog Nasional Kesiapan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan di Era Revolusi Industri 4.0 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa 12 Maret 2019. Foto : Istimewa
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam acara Seminar dan Dialog Nasional Kesiapan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan di Era Revolusi Industri 4.0 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa 12 Maret 2019. Foto : Istimewa

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) salah satu tujuannya guna mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia agar lebih optimal.

Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Seminar dan Dialog Nasional Kesiapan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan Era Revolusi Industri 4.0 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga

Menhub menjelaskan, melalui pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan dan bandara, menurutnya akan semakin memperlancar alur logistik.

Ditambah dengan penerapan teknologi informasi pada pelabuhan, seperti inaportnet, yang diyakiini dapat menurunkan waktu tunggu barang pada pelabuhan atau dwelling time.
Dengan begitu, kata Menhub, arus barang lebih efisien dan efektif serta kegiatan ekspor produk UMKM menjadi lebih mudah.

Menhub berpesan agar para pengusaha khususnya sektor UMKM, agar dapat memanfaatkan pembangunan infrastruktur guna mengembangkan peluang usahanya.

“Pengusaha mesti jeli memanfaatkan pembangunan infrastruktur serta kebijakan yang disiapkan pemerintah. Pembangunan infrastruktur ibarat lapangan bola yang telah disiapkan seluas-luasnya bagi pengusaha untuk ‘bermain’. Tugas pemerintah adalah membuka playing field ini bagi dunia bisnis mulai dari Aceh sampai Papua,” kata Menhub.

“Saya berharap, kedepannya pemerintah, pengusaha UMKM, akademisi, media, dan semua elemen masyarakat dapat bersinergi saling bahu membahu dalam mendorong terciptanya revolusi industry 4.0 di Indonesia,” tambah Menhub.

Selain itu, selama ini, UMKM berperan penting karena mampu menyerap 96 persen tenaga kerja, dan berkontribusi hingga 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Disamping itu, UMKM juga merupakan elemen penting dari ekonomi kerakyatan.

Loading...

Rekomendasi