Lippo Group : Mall dan Hotel Jadi, RS Siloam dan Sekolah Batal

Lippo Group. FOTO/KLIKSUMBAR
Lippo Group. FOTO/KLIKSUMBAR
Lippo Group. FOTO/KLIKSUMBAR

Dokumen Amdal kawasan superblok Lippo Group di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang, sudah selesai. Dalam Amdal kawasan itu, hanya merekomendasikan pusat perbelanjaan dan hotel, sedang sekolah dan RS Siloam ternyata dibatalkan.

“Memang ada koreksian atas rencana pemanfaatan kawasan superblok tersebut. Semula ada empat usaha, yakni sekolah dan rumah sakit, namun setelah dokumen Amdal keluar hanya merekomendasikan pusat perbelanjaan dan hotel,” ujar Social Corporate Lippo Group, Ambari Karim, Rabu (29/1) di Balaikota Aie Pacah, Sungai Sapih, Kota Padang.

Baca Juga

Meski dua proyek gagal, menurut Ambari tidak akan mengurangi nilai investasi Lippo Group di kawasan Superblok Khatib Sulaiman. “Dua usaha itu dengan konstruksi superblok, investasinya masih di atas Rp1 triliun dengan serapan tenaga kerja 1.500 orang,” ujarnya.

Batalnya investasi rumah sakit dan sekolah tidak menyurutkan rencana investasi Lippo Group di Padang. “Rencana reklamasi pantai dengan nilai investasi Rp10 triliun sedang kita matangkan juga, syaratnya selagi masyarakat Padang menginginkan investasi Lippo Group siap,” ujar Ambari.

Menurut Walikota Padang Fauzi Bahar, gagalnya pembangunan rumah sakit Siloam dan sekolah modern sebagai sikap investor yang tidak ingin investasinya berseberangan dengan keinginan masyarakat.

Dengan keluarnya Amdal, kata Fauzi Bahar, sudah tidak ada masalah bagi investasi Lippo Group di Padang. Amdal itu sudah melewati proses kajian yang mendalam oleh para ahlinya.

[Afiliasi:KlikSumbar]

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia