Kisruh Dana Bansos Sumbar Berlanjut !

Ratusan masyarakat di depan Kantor Pemerintah Provinsi Sumbar. FOTO/IKHWAN
Ratusan masyarakat di depan Kantor Pemerintah Provinsi Sumbar. FOTO/IKHWAN
Ratusan masyarakat di depan Kantor Pemerintah Provinsi Sumbar. FOTO/IKHWAN

Ratusan masyarakat kembali mendatangi Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) guna meminta penjelasan terkait pemberhentian penerimaan permohonan dana Bantuan Sosial (Bansos), Senin (20/1) siang.

Masyarakat menilai Pemprov Sumbar tidak adil dalam mengambil keputusan. Pasalnya, ada sebagian masyarakat yang telah diterima permohonannya, tetapi tiba-tiba pada tanggal 15 Januari 2014 lalu diberhentikan begitu saja.

Bacaan Lainnya

“Kami yang memilih bapak, tapi bapak sendiri yang tidak pernah memerhatikan rakyatnya. Pemerintah ini tidak adil, masak yang lain sudah mendaftar, kami belum,” sorak Srilasmi, salah seorang masyarakat di depan Kantor Pemprov Sumbar.

Sempat terjadi adu mulut dengan pihak Pemprov Sumbar yang menerima ratusan masyarakat dibalik pagar kantor. Akibatnya, sejumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama kepolisian disiagakan di depan kantor Pemprov Sumbar tersebut

Sementara, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim menyebutkan, tidak tahu menahu adanya keramaian masyarakat di depan kantor Pemerintahannya itu. “Saya tahunya ada ramai-ramai warga di gerbang kantor, saya kira tadi ada demonstrasi,” katanya saat ditemui di DPRD Sumbar, siang.

Selain itu, terkait adanya permohonan bansos dan hibah, dirinya mengaku tidak dilibat oleh Gubernur.

“Dulu ada aturan dikeluarkan gubernur, bahwa permohonan bansos dan hibah masyarakat dan kelompok masyarakat pengajuannya sampai bulan Maret, tapi kemudian disetop. Sosialisasi penyetopan ini tidak dipahami oleh masyarakat,” tuturnya.

Menurut Muslim Kasim, mestinya ada penjelasan kalau permohonan yang diajukan ini tidak untuk dikabulkan atau dicairkan besok atau lusa. “Bagaimana mau mencairkan dana bansos dan hibah kalau dalam APBD 2014 yang sedang dibahas tidak ada pos dana bansos dan hibah. Mungkin pada APBD 2015 nanti,” pungkasnya.

 

Loading...

Pos terkait