Ketua DPRD Padang Tersangka ?

Ketua DPRD Kota Padang, Zulherman. FOTO/PADANG EKSPRES
Ketua DPRD Kota Padang, Zulherman. FOTO/PADANG EKSPRES
Ketua DPRD Kota Padang, Zulherman. FOTO/PADANG EKSPRES

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Zulherman ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Padang. Zulherman diduga melakukan tindak penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang melanggar pasal 421 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara.

Informasi penetapan tersangka ini sendiri diperoleh dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan perkara Polresta Padang pada 13 Januari 2014 lalu. Surat nomor B/37/I/2014-Reskrim yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim, Kompol Iwan Aryandhy ditujukan kepada Faizal selaku pelapor perkara.

Bacaan Lainnya

“Kasusnya masih diperiksa oleh penyidik. Pelapor sudah diperiksa dan segera kita panggil saksi-saksi,” kata Iwan Aryandi saat dihubungi via seluler, Minggu (19/1) sore.

Kasus yang menyeret Zulherman ini bermulai dari meninggalnya anggota DPRD Padang dari Fraksi Demokrat, Muchlis Sani setahun yang lalu. Sebagai pengganti antar waktu (PAW), sesuai perolehan suara terbanyak, DPC Demokrat Kota Padang mengusulkan Faizal untuk diproses melalui Pimpinan DPRD.

Anehnya, setelah hampir setahun berlalu, surat usulan PAW Faisal tidak diproses oleh Ketua DPRD Padang Zulherman. Selain surat usulan DPC Partai Demokrat, dukungan untuk PAW Faizal juga telah datang dari DPP Partai Demokrat.

“Saya sudah setahun menunggu, tetapi PAW saya tidak diproses juga oleh Ketua DPRD Padang Zulherman. Apa salah saya? Kesabaran saya sudah habis, makanya saya lapor ke polisi lagi,” kata Faizal (46) ketika dikonfirmasi..

Menurut Faizal, proses PAW ini sebenarnya sederhana. Setelah adanya rapat pleno dari DPC Partai Demokrat, diikuti dengan surat pengusulan oleh DPC kepada Pimpinan DPRD. Surat itu diteruskan oleh Pimpinan DPRD kepada KPU untuk diproses. Jika tidak ada kendala, proses pengusulan PAW itu diteruskan kepada Gubernur Sumbar melalui Walikota Padang untuk di SK-kan.

Diperoleh informasi, polisi tampaknya serius menyidik kasus laporan Faizal. Mulai minggu depan polisi akan menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil saksi-saksi.

(Afiliasi : KlikSumbar.com)

Loading...

Pos terkait