Kepsek Diganti, Siswa SMA 3 Padang Demo

Siswa SMA 3 Padang demo tolak Kepala Sekolahnya diganti. FOTO/DR
Siswa SMA 3 Padang demo tolak Kepala Sekolahnya diganti. FOTO/DR
Siswa SMA 3 Padang demo tolak Kepala Sekolahnya diganti. FOTO/DR

Tidak terima Kepala Sekolahnya diganti, ratusan siswa SMA N 3 Padang menggelar mogok belajar dan unjuk rasa, Selasa (29/4) siang. Mogok belajar dimulai dari pembelajaran kedua hingga berakhir dengan orasi unjuk rasa bertempat di Kampus SMA N 3 Padang.

Orasi dilakukan diiringi dengan pembentangan puluhan spanduk disekeliling lingkungan SMA 3 Padang yang salah satunya berisi “No Bunda ! No SMA 3”.

Ratusan siswa mengecam tindakan Pemerintah Kota (Pemko) Padang terkait mutasi Kepseknya atas nama Monalisa yang terkesan secara sepihak. Pasalnya, mutasi yang dilakukan Pemko Padang terkesan mendadak dan menjadi tanya bagi para siswa.

“Kenapa dipindahkan ? Apa salahnya Kepsek kami ? Selama ini dia sudah mengharumkan nama SMA 3 Padang, bahkan ke dunia Internasional, tetapi malah dimutasi tanpa alasan yang jelas,” kata Ketua OSIS SMA 3 Padang, Ganang Wicaksono.

Mereka juga menilai pemindahan pimpinan sekolahnya itu adanya tercium bau kepentingan politik. “Ada unsur politik yang dimainkan disini, masak Kepsek seberhasil beliau malah dipindahkan secara mendadak dengan dalih penyegaran pejabat,” soraknya.

Kepala Sekolah SMA 3 Padang Monalisa yang akan pindah tugas menangis bersama siswa. FOTO/DR
Kepala Sekolah SMA 3 Padang Monalisa yang akan pindah tugas menangis bersama siswa. FOTO/DR

Sementara, Kepsek SMA 3 Padang, Monalisa menyatakan sangat menyayangkan sikap Pemko Padang. Ia menyebut terkejut bahwa dirinya dimutasi menjadi guru biasa di SMA 5 Padang, padahal dia sendiri mengaku tidak pernah diberitahu dan baru mengetahuinya dari pemberitaan media massa.

“Saya tidak tahu kenapa dimutasi. Saya terima dimutasi, tetapi caranya seharusnya tidak begini. Saya tidak pernah dapat surat pemberitahuan maupun pemberhentian sebagai Kepsek hingga saat ini,” katanya.

Monalisa juga mempertanyakan alasan yang kuat terhadap pemutasian dirinya. Karena, menurutnya, pemutasiannya tidak memiliki alasan yang jelas. “Apa yang dipermasalahkan, apakah tentang kinerja ? Alhamdulillah, saya rasa selama disini, SMA 3 Padang mengukir banyak prestasi,” tanyanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (28/4) kemarin, setidaknya 52 pejabat eselon II, III dan IV termasuk 16 Kepala Sekolah dimutasikan oleh Pj. Walikota Padang Erizal Agus.

Isu bergulir bahwa pemutasian ini terkait akan dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota Padang terpilih pada 8 Mei mendatang. Erizal sendiri menampik bahwa mutasi ini syarat dengan politik. Menurutnya, mutasi ini dilakukan untuk penyegaran yang disesuaikan dengan kinerja.

“Mutasi ini untuk penyegaran pejabat yang disesuaikan dengan kinerjanya,” kata Erizal usai pelantikan, kemarin.

Loading...

Pos terkait

Hosting Unlimited Indonesia