Kepergok Mencuri, Pelaku Tewas Dihajar Massa

Pelaku
Pelaku pencurian tewas dihajar massa.

Seorang pria bertato, Adek (30) tewas setelah dikeroyok massa lantaran tertangkap basah tengah mencoba melakukan pencurian pada sebuah rumah di Jalan Juanda, Kota Padang, Jumat (7/2) sekitar pukul 04.00 WIB.

Salah seorang warga, Marwan mengungkapkan, aksi pencurian itu diketahui pertama kalinya oleh salah seorang jemaah yang kebetulan melintas pergi ke Mesjid. “Saya melihatnya tengah mengupak pintu rumah itu, makanya saya mencari warga lain yang juga akan pergi shalat,” katanya.

Bacaan Lainnya

Lantas, Marwan pun berteriak untuk membangunkan warga sekitar. “Tidak tahu berapa orang, tapi ada yang melihat pelakunya berdua dan mereka larinya pisah,” tuturnya.

Pelaku pun sempat lari, tapi berhasil tertangkap kembali oleh warga. Alhasil, puluhan warga yang telah berkumpul pun langsung menghajar pelaku hingga babak belur. “Terdengar suara minta tolong dan minta ampun dari pelaku pak, tapi saya tidak berani mendekat, hanya melihat dari jauh saja,” katanya.

Selang sekian menit, kepolisian dari Polsekta Padang Barat datang ke lokasi, dan langsung membawa pelaku yang sudah berlumuran darah itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Kapolsekta Padang Barat, Kompol Sumintak menuturkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus tersebut. Bahkan, saat tiba dilokasi, petugas yang datang mendapati pelaku sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. “Kita langsung bawa pelaku ini ke rumah sakit, kondisinya sangat parah sekali,” katanya di Polsekta Padang Barat, Sabtu (8/2) pagi.

Sementara, Ka Rumkit RS Bhayangkara Polda Sumbar, Kompol dr Tasrif mengatakan jika pelaku datang ke rumah sakit diantarkan oleh anggota Reskrim Polsekta Padang Barat sekitar pukul 06.40 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Saat masuk ke rumah sakit, pelaku ini mengalami beberapa luka yang parah di bagian kepala, dua luka menganga di bagian rambut, dan luka lebam di bagian wajah. Pihak rumah sakit menduga, pelaku ini sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit. Selain itu juga ditemukan tato di kedua tangannya dan dibagian punggung.

“Kami sudah melakukan visum luar, untuk mengetahui penyebab pastinya, kita harus lakukan otopsi dulu, tapi saat ini jenazahnya sudah ditempatkan di bungker jenazah,” pungkasnya.

Hingga saat ini, jenazah pelaku masih berada di RS Bhayangkara Polda Sumbar, dan masih menunggu keluarga yang menjemput.

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia