Kembali Marak, Penjualan Telur Penyu di Padang

Ilustrasi telur penyu. Foto : Istimewa
Ilustrasi telur penyu. Foto : Istimewa
Ilustrasi telur penyu. Foto : Istimewa

Walaupun sudah dilarang, penjualan telur penyu di kawasan Muara, Kota Padang saat ini masih marak dijajakan oleh para pedagang. Hal ini terpantau semenjak dua bulan belakangan, tepatnya dimulai sekitar bulan September 2014.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang, Zalbadri menyebutkan, sebenarnya pelarangan penjualan telur penyu sudah lama disosialisasikan. Dimulai dari peraturan yang dikeluarkan oleh Edaran Mendagri, Gubernur hingga Walikota, namun tetap tidak diindahkan.

Baca Juga

“Sudah lama kita sosialisasi, tetapi pedagang tetap saja menjualnya. Awalnya memang hilang penjual telur penyu, tapi dua bulan belakangan terlihat kembali,” katanya di Padang, Rabu (12/11).

Ia menjelaskan, ketentuan yang berkewajiban untuk melindungi hewan langka (dilindungi) sudah tertuang pada Undang-undang No. 5 tahun 1999 tentang Konservasi Sumber Daya Alam. “Seharusnya, kita tinggal jalankan, tetapi pedagang masih juga tetap membandel,” tuturnya.

Bahkan, untuk langkah solusinya, pihaknya mengaku sudah memberikan pelatihan Mata Pencarian Alternatif (MPA) tahun 2013. “Kita sudah adakan pelatihan MPA, selesai pelatihan para pedagang memang beralih profesi, tetapi kelamaan kembali lagi. Kemungkinan karena keuntungan yang dapat mereka dapatkan besar,” jelasnya.

Menurutnya, pedagang tetap menjajakan telur penyu lantaran tergiur dengan keuntungan yang cukup besar. “Setahu saya, pedagang mengambil dari pemasok dengan harga Rp.3000, kemudian dijual Rp.7000. Karena itu besar untungnya, dan pedagang pun mungkin enggan untuk beralih,” katanya.

Selain itu, diketahui telur penyu tersebut berasal dari Pulau Penyu yang terdapat di Pesisir Selatan. Untuk itu, pihaknya berharap agar ada tindakan tegas dari aparat keamanan untuk menertibkan penjualan tersebut.

“Kita harapkan aparat keamanan dapat menindak tegas, karena sesuai aturannya yang boleh menertibkan itu hanya aparat keamanan seperti kepolisian,” harapnya.

Loading...

Rekomendasi

DomaiNesia