Kematian Alami, Meninggalnya Bayi di Maskapai Lion Air

  • Whatsapp
Maskapai Penerbangan Lion Air. FOTO/VIVA
Maskapai Penerbangan Lion Air. FOTO/VIVA
Maskapai Penerbangan Lion Air. FOTO/VIVA

Hasil pemeriksaan terhadap bayi enam bulan yang meninggal saat menjadi penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT 350 tujuan Jakarta-Padang, Minggu (13/4) tidak terindikasi adanya tanda-tanda kekerasan maupun tindak kriminal terhadap tubuh mungil balita tersebut.

Kapolsek Bandara Internasional Minangkabau (BIM) IPTU Jhon Herman mengatakan, setelah mendarat, bayi itu langsung diperiksa oleh tim medis untuk mengetahui penyebab kematiannya.

“Tidak ada indikasi kalau bayi ini adalah korban kriminal atau tanda penyakit gagal jantung seperti keluarnya darah atau badan yang membiru. Tapi, saya tidak tahu bagaimana dengan teori penerbangan apakah ada keterkaitannya dengan itu,” katanya di Padang, Selasa (15/4).

Ia menambahkan, keterangan yang diberikan kedua orang tua bayi yakni Weli Sari (30) dan Suprianto (40) memang mengaku saat berada didalam pesawat bayi itu dalam kondisi sakit dan suhu badan yang panas.

Namun, ia menyayangkan bagaimana hal tersebut bisa lolos dari pemeriksaan Bandara Cengkareng. “Yang disayangkan, jika bayi itu sakit mengapa bisa lolos untuk terbang. Mungkin karena dalam pangkuan dan ibunya menyatakan sehat,” ujarnya.

Selain itu, kedua orang tuanya pun tidak lagi mempersoalkan kejadian tersebut dan telah membawa jenazahnya ke kampung halaman di Simpang Gudang, Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

“Orang tuanya menyatakan ikhlas dan tidak mau dilakukan visum. Setelah pemeriksaan awal, jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya untuk dikebumikan,” tuturnya.

Sebelumnya, bayi malang itu meninggal dunia baru sekitar 45 menit landing (terbang) dari Bandara Soekarno-Hatta. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.45 pada hari minggu tersebut.

Mengetahui kejadian itu, pihak Lion Air langsung menghubungi petugas menara Air Traffic Control (ATC) BIM dan berkoordinasi untuk menyediakan alat medis dan semua alat kesehatan.

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait