Kasihan, Kader PDIP Padang Disangka Kader PKS

Wismar Panjaitan saat memantau pengerjaan betonisasi jalan lingkungan dari Pokir 2017.
Wismar Panjaitan saat memantau pengerjaan betonisasi jalan lingkungan dari Pokir 2017.
Wismar Panjaitan saat memantau pengerjaan betonisasi jalan lingkungan dari Pokir 2017.
Wismar Panjaitan saat memantau pengerjaan betonisasi jalan lingkungan dari Pokir 2017.

Kasihan sekali wakil rakyat di Kota Padang ini. Selain anggota DPRD di kota itu, ia merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Ia merasa tersindir karena salah seorang lurah di daerah pemilihannya di Koto Tangah menyangkakan dirinya adalah kader dari salah satu partai pengusung kepala daerah setempat (PKS).

Muat Lebih

Sangkaan itu ditujukan kepada Wismar Panjaitan. Pasalnya, pelaksanaan pengerjaan betonisasi yang sedang berlangsung di tiga titik yakni, di Jalan Mawar Dadok Tunggul Hitam, Jalan Pertanian Lubuk Minturun RT01/RW02 Simpang Kapuk dekat perumahan Maharani dan Jalan Sungai Tarung RT01 dan 02/RW01, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, dianggap dikerjakan oleh kader partai lain. Hal itu membuat dirinya kecewa besar.

Selain itu, dana aspirasi Pokir 2017 anggota DPRD Kota Padang itu juga mengalami permasalahan pengerjaan di Jalan Pertanian Lubuk Minturun. Sebab, pengerjaan seharusnya untuk jalan lingkungan ternyata dialihkan ke betonisasi bahu jalan.

Menurut informasi, anggaran dana pokir 2017 dewan tersebut sebesar Rp600 juta. Dengan masing-masing anggaran Rp200 juta. Tak hanya itu, ketua Fraksi Perjuangan Bangsa juga menggelontorkan anggaran untuk membeli satu unit mobil ambulance dengan anggaran Rp230 juta.

“Kesal saya memang dengan apa yang saya dapati akan informasi tersebut, serta pelaksanaan pengerjaan betonisasi,” ujar Wismar, usai memantau pelaksanaan betonisasi di Jalan Sungai Tarung Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (16/6/2017).

Meskipun salah seorang lurah itu melakukan klarifikasi permohonan maaf. Hanya saja Wismar teramat kecewa dengan apa yang telah ia dengar itu. “Ia tidak tahu kalau pengerjaan itu dari dana Pokir saya dan permintaan maafnya telah saya terima,” ujar Wismar, anggota DPRD Padang sekaligus Ketua Fraksi Perjuangan Bangsa.

Pengerjaan betonisasi jalan lingkungan itu diarahkan untuk memudahkan akses menuju rumah ibadah yang berada di daerah itu. Persoalan apa yang ia alami tersebut, secara prinsip katanya, tidak ia persoalkan terlalu jauh.

Ia sangat bahagia, dan mengharapkan akan doa-doa dari masyarakat di dapilnya, agar dirinya amanah dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD Kota Padang. Sehingg dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Loading...

Pos terkait

DomaiNesia