KA Senja Utama Tabrak 5 Motor, 4 Orang Tewas

Beberapa anggota polisi saat melakukan olah tkp kejadian. FOTO/KOMPAS
Beberapa anggota polisi saat melakukan olah tkp kejadian. FOTO/KOMPAS
Beberapa anggota polisi saat melakukan olah tkp kejadian. FOTO/KOMPAS

Yogyakarta – Lima pengendara sepeda motor tertabrak Kereta Api (KA) Senja Utama di Pintu Perlintasan 732 Dusun Tegalyoso, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman, Kamis (23/1/2014), sekira pukul 06.50 WIB. Akibat kecelakaan ini, empat orang tewas dengan kondisi tubuh terbakar dan satu orang mengalami luka berat. Empat korban meninggal adalah:

  1. Purwanto (41), warga Somodran, Banyuraden, Gamping, Sleman,
  2. Sumardi (56), warga Kanoman, Banyuraden, Gamping, Sleman,
  3. Latifa (18), warga Balecatur, Gamping, Sleman,
  4. Gikri Yuda (18), warga Temuhu Lor, Balecatur, Gamping, Sleman.

Satu korban luka berat bernama A Widopratomo (17), juga warga Gamping. Seorang saksi mata, Priyopurnomo (61), warga perumahan Nogotirto 3, Jalan Semeru, Banyuraden, Gamping, menceritakan, sekitar pukul 06.50 WIB, KA Prameks meluncur di jalur ganda sebelah selatan dari arah timur. Setelah kereta lewat, pintu perlintasan dibuka. Kendaraan dari sisi selatan jalan kemudian bergerak perlahan. Namun ternyata, dari arah barat di lintasan sebelah utara, KA Senja Utama meluncur dengan kecepatan tinggi. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, empat sepeda motor langsung tertabrak. “Empat motor langsung tertabrak, dan di belakangnya ada satu lagi motor Vespa yang terserempet,” ujar Priyopurnomo saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (23/1/2014). Priyopurnomo mengungkapkan, sebelum kejadian, dia sudah sempat memperingatkan para pengendara bahwa ada kereta melintas dari arah barat. Namun karena suaranya tidak sampai, mereka tetap melintas. Selain itu, kemungkinan jarak pandang pengendara yang datang dari arah selatan juga terhalang KA Prameks yang baru saja lewat. Setelah tertabrak, sepeda motor yang dikendarai korban terbakar dan terseret sejauh 75 meter. “Saya lihat ada satu korban yang masih hidup, lalu saya selamatkan. Korban lainnya sudah terbakar, saya tidak berani mendekat,” ungkapnya. Selang 30 menit kejadian, Polisi dan PMI tiba di lokasi. Kelima korban langsung dibawa ke RS Sarjito, Kota Yogyakarta. Beberapa petugas dari Polsek Gamping dan Polres Sleman dibantu Polda DIY langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. (Kompas.com)

Loading...

Pos terkait