“Jambret Babak Belur” Riko Akhirnya Meninggal Dunia

  • Whatsapp
RS M. Djamil Kota Padang. Foto : JUSTICE SUMBAR

Riko Saputra (25), pelaku jambret yang babak dihajar warga saat menjalankan aksinya di Tanah Klai, Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Selasa (11/3) lalu akhirnya menghembuskan terakhir di Rumah Sakit (RS) M. Djamil, Kamis (20/3) kemarin.

Meninggal dunianya sendiri diduga karena terus memburuknya kondisi Riko setelah dua pekan dirawat intensif di ruangan ICU RS. M Djamil Kota Padang. “Beberapa hari lalu kondisinya sempat membaik, bahkan rencananya akan dipindahkan ke ruang bangsal,” kata Humas RS M. Djamil Kota Padang, Gustafianof di Padang, Jumat (21/3).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, selama dirawat di ICU, Kopral ini hanya ditemani beberapa orang pihak keluarga dan satu petugas polisi. Sejak Rabu malam, Kopral sendiri sempat mengalami gagal napas dan diberikan alat pacu jantung dan suhu tubuh yang panas.

“Baru Kamis sekitar pukul 09.00 WIB, saya mendapatkan telepon dari pihak ICU kalau Kopral sudah menghembuskan napas terakhir karena CGS level 6 di bagian kepalanya, pendarahan hebat di kepala itu yang membuatnya tidak bisa bertahan,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Kuranji, Kompol Masrial mengatakan, sudah mengetahui informasi meninggalnya Riko dari personel yang memang ditugasi bergantian untuk menjaganya. Dengan meninggalnya Kopral, berarti penyelidikan terhadap kasus ini ditutup oleh polisi.

Dari penyelidikan sementara, Riko ini memang kerap melakukan aksi jambret di kawasan pinggiran kota Padang karena dirasa sepi dan memudahkan aksinya. Sejauh ini, polisi masih melakukan perburuan terhadap jaringan Riko.

”Kasusnya memang ditutup tapi untuk jaringannya kita sudah mendapatkan gambaran,” katanya.

Sebelumnya, Riko yang juga berprofesi sebagai supir angkot ini semaput dihajar warga setelah tertangkap usai mejambret seorang pelajar bernama Vanny Amelia Armys (19) persis didepan pagar rumahnya.

Polisi yang menerima laporan dari warga langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan langsung membawa pelaku ke RS Bhayangkara dan dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Setelah dirawat lebih dari sepekan, Riko tidak kunjung sadarkan diri karena parahnya luka dibagian kepala.

Loading...

Pos terkait