Istri Mendagri Kunjungi IPDN Baso

  • Whatsapp
Istri Menteri Dalam Negeri, Vita Gamawan Fauzi.
Istri Menteri Dalam Negeri, Vita Gamawan Fauzi.
Istri Menteri Dalam Negeri, Vita Gamawan Fauzi (kanan).

Istri Menteri Dalam Negeri, Vita Gamawan Fauzi mengunjungi Kampus IPDN Baso, Payakumbuh, Sabtu (29/3) pagi. Terlihat dalam rombongan Dirjen Otonomi Daerah Johermansyah Johan, Dirjen Pemerintahan Umum Agung Mulyana, Rektor IPDN, Direktur IPDN Kampus Sumbar Ismail Nurdin dan seluruh civitas akademika.

Direktur IPDN Sumatera Barat dalam laporannya menyebutkan jumlah praja yang ada di kampus IPDN Baso saat ini terhitung sebanyak 390 orang yang terdiri dari 220 Madya Praja (sebutan untuk praja tingkat II), 170 orang Nindya Praja (sebutan untuk praja tingkat III). Sedangkan untuk Muda Praja (sebutan untuk tingkat I) dan Wasana Praja (sebutan untuk tingkat IV) berada di Kampus IPDN, Jatinangor.

Dalam kesempatan ini, Ibu Praja juga meresmikan taman abdi praja yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Sambutan singkatnya, dia menyampaikan bahwa kegunaan taman ini agar dapat menciptakan suasana yang tenang dan nyaman, sehingga membantu para praja dalam melaksanakan proses pendidikan.

Selain itu, Istri Mendagri juga berkesempatan meresmikan Pusat Informasi dan Budaya Pertanian Perikanan dengan pembukaan selubung papan. Kemudian, dilanjutkan dengan penyemaian bibit ikan serta penanaman pohon di kebun praja yang diketahui sudah digarap enam bulan yang lalu oleh para praja.

Vita Gamawan juga menyempatkan memberikan kuliah umum dihadapan seluruh Civitas Akademika IPDN tersebut. Dalam kuliah umumnya, Vita menyampaikan menjalani pendidikan di IPDN memiliki faktor istimewa karena memakai sistem Jarlatsuh (pengajaran, pelatihan dan pengasuhan)

“Pengajaran akan menghasilkan pengetahuan (ilmu), pelatihan dengan keterampilan, dan pengasuhan akan menimbulkan sikap perilaku yang disiplin. Selain itu, dengan adannya pelatihan dibidang pertanian dan perikanan akan bermanfaat bagi praja itu sendiri dan bukan sebagai penghijau kampus saja, kapan perlu menambah jumlah tanaman yang ditanam di kebun praja saat ini,” katanya saat memberikan kuliah umum.

Vita juga mengagumi kampus IPDN yang merupakan Nusantara mini. Pasalnya, kampus yang hanya berluas 11 Ha ini terdapat putra-putri terbaik diseluruh nusantara dari aceh sampai papua.

“Menyampaikan segala permasalahan yang terjadi dalam pelaksanakan pendidikan, sehingga anak-anak dapat menjalankan pembelajaran dengan baik, mengikuti semua proses kegiatan di kampus, dan kepada Direktur kampus agar menjaga seluruh para praja karena merupakan calon-calon pemimpin bangsa yang handal untuk bangsa ini kedepannya,” harapnya.

(Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat)

Editor : Mister

Loading...
  • Whatsapp

Pos terkait